Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini: 5 September 1882, Tottenham Hotspur Berdiri

Logo Tottenham Hotspur. (Realbusiness.co.uk)
05 September 2018 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Bermacam-macam peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 5 September. Salah satu peristiwa bersejarah pada 5 September adalah berdirinya klub sepak bola di Inggris, Hotspur Football Club yang kini menjadi Tottenham Hotspur.

Selain itu, ada beberapa peristiwa lain pada 5 September yang patut untuk dikenang. Demi mengenangnya, Solopos.com merangkum berbagai macam peristiwa itu dalam catatan peristiwa dunia hari ini, 5 September, yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org.

1877
Sungai terpanjang kedua di Tiongkok, Sungai Kuning, meluap dan mengakibatkan banjir besar. Akibat bencana itu, diperkirakan sekitar 900.000 jiwa melayang. Banjir besar tersebut juga memicu warga Tiongkok menjuluki Sungai Kuning sebagai Sungai Kesedihan Tiongkok.

1882
Robert Buckle dan dua temannya mendirikan klub sepak bola dengan nama Hotspur Football Club di London Utara, London, Inggris. Kini, klub tersebut berganti nama menjadi Tottenham Hotspur dan menjadi salah satu klub sepak bola terbesar di Inggris. Hingga kini, Tottenham Hotspur telah mengoleksi dua gelar juara Liga Inggris, delapan Piala FA, empat Piala Liga, dan dua Piala UEFA.

Pasukan Jerman yang terlibat dalam Pertempuran Marne, September 1914. (Wikimedia.org)

1914
Salah satu pertempuran antara pasukan Sekutu dan pasukan Jerman dalam Perang Dunia I meletus di dekat Sungai Marne, dekat Paris, Prancis. Pertempuran yang lantas disebut dengan Pertempuran Marne itu berlangsug selama lima hari. Pasukan Sekutu yang terdiri atas pasukan Prancis dan Inggris berjumlah 1.071.000 tentara berhasil mengalahkan pasukan Jerman yang berjumlah 1.485.000 tentara.

1942
Pasukan Jepang ditarik mundur dari pertempuran di Teluk Milne, Papua Nugini melawan pasukan Sekutu yang terdiri atas pasukan Amerika Serikat (AS) dan Australia. Beberapa hari kemudian, Jepang resmi dinyatakan kalah dalam Pertempuran Teluk Milne. Kekalahan itu merupakan kekalahan besar pertama yang dialami Jepang di daratan semasa Perang Dunia II.

1943
Pasukan Amerika Serikat (AS) mendarat di Bandara Lae Nadzab, dekat Lae, Papua Nugini dan lantas merebut bandara tersebut dari pasukan Jepang. Peristiwa itu merupakan salah satu serangan Sekutu yang menjalankan Kampanye Salamaua–Lae sejak beberapa bulan sebelumnya demi merebut wilayah Salamaua dan Lae yang manjadi basis militer Jepang.

1949
Robert Wolter Mongisidi meninggal dunia di Pacinang, Makassar, Sulawesi Selatan, pada usia 24 tahun. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai pejuang kemerdekaan Indonesia. Kini, namanya dikenang sebagai salah satu pahlawan nasional Indonesia.

1972
Kelompok teroris asal Palestina menyandera dan membunuh 11 atlet Olimpiade asal Israel di asrama atlet di Munchen, Jerman. Kelompok teroris itu mengatasnamakan diri mereka sebagai kelompok September Hitam. Kini, peristiwa tragis itu dikenang dengan nama Pembantaian Munchen.

1990
Tentara Sri Lanka membantai kaum minoritas yang mengungsi di Universitas Timur, dekat Kota Batticalo. Akibatbnya, 158 pengungsi tewas dalam peristiwa tersebut. Kini, tragedi itu dikenang dengan sebutan Pembantaian Universitas Timur.

Abdul Haris Nasution. (Wikimedia.org)

2000
Abdul Haris Nasution meninggal dunia pada usia 82 tahun di Jakarta. Sebelum meninggal dunia, A.H. Nasution telah menderita stroke. Semasa hidupnya, ia dkenal sebagai jenderal besar TNI berbintang lima.

2005
Pesawat Boeing 737 milik maskapai penerbangan Mandala Airlines jatuh di Padang Bulan, Medan sesaat setelah lepas landas dari Bandara Polonia, Medan. Akibatnya, 100 penumpang dari 112 penumpang tewas dan 49 orang di daratan tewas tertimpa pesawat. Kecelakaan pesawat tersebut disebabkan kesalahan pilot dan kondisi beberapa bagian pesawat yang tak berfungsi.