Senangnya, Guru Swasta di Surabaya akan Bergaji Setara UMK

Ilustrasi guru (Reuters/Brian Snyder)
04 September 2018 14:56 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, SURABAYA — Gaji guru swasta di Surabaya, Jawa Timur, dalam waktu dekat akan setara upah minimum kota (UMK). Pemkot Surabaya berkomitmen membantu sekolah-sekolah swasta merealisasikannya.

Kepala Badan Perencana Pembangunan Kota (Bappeko) Eri Cahyadi menyampaikan guru SD dan SMP swasta harus bergaji UMK. Rencana itu sudah masuk dalam kajian dengan dinas-dinas terkait, terutama Bappeko dan Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya.

“Kita harus sepakat Pemkot sebagai pelindung sekolah negeri dan swasta untuk masyarakat. Guru-guru swasta harus mendapatkan gaji sesuai UMR [UMK] Surabaya. Tukang sapu saja gajinya UMR, masak guru enggak,” kata Eri di DPRD Surabaya, Senin (3/9/2018) seperti dilansir RRI.

Eri akan mengundang kepala sekolah dan guru swasta maupun negeri di Surabaya dalam waktu dekat untuk membahas rencana tersebut. Dia berharap sekolah swasta terbuka dalam menyampaikan operasional sekolah, terutama berkaitan dengan gaji guru. Data tentang gaji dari guru swasta akan menjadi acuan Bappeko dalam mengalokasikan dana di APBD 2019. Data gaji guru mendesak mengingat Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) sudah masuk meja DPRD Surabaya.

“Jadi data ini sifatnya mendesak karena ditunggu dewan. Meski KUA PPAS sudah masuk, nanti kan bisa disampaikan ketika diundang dewan. Dengan data ini nanti saya bisa sampaikan anggaran kebutuhan sekolah swasta berapa,” terang dia.

Eri menambahkan Pemkot Surabaya berkomitmen meningkatkan mutu sekolah. Untuk mewujudkannya, guru harus mendapatkan UMK. Keseriusan ini bisa dilihat dari rencana revisi Perwali tentang Bopda.

Dalam revisi perwali akan dibahas agar guru swasta bisa mendapatkan gaji UMK. Sebelumnya pengelola sekolah harus mengajukan rencana anggaran belanja (RAB) sekolah. “Perwali ini nanti lebih terperinci, misalnya untuk mengajukan tahapannya harus punya RAB dulu, berapa jumlah guru dan murid, gaji guru per orang berapa, dan berapa yang sudah sertifikasi,” ujar dia.

Gaji guru dibawah UMK bisa diatasi. Kekuatan APBD Surabaya senilai Rp 9,2 triliun sangat mampu untuk mengatasi kesejahteraan guru-guru swasta. “Bopda bisa digunakan untuk jaspel [jasa pelayanan] gaji guru,” kata dia.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Masduki Toha mengapresiasi rencana Pemkot Surabaya memberi gaji guru swasta dengan UMK. Selama ini hampir 70 persen guru swasta di Surabaya masih menerima gaji di bawah Rp1 juta.

“Itu rencana baik. Saya katakan harus diapresiasi dan harus didukung. Kesejahteraan guru swasta itu kasihan sekali,” ujar dia.

Legislator PKB ini menambahkan Bappeko bisa bertindak tegas kepada sekolah swasta yang tidak mau transparan. “Kalau ada sekolah swasta yang tidak menyerahkan RAB, tinggal saja. Enggak perlu ditunggu lagi karena KUA PPAS sudah masuk ke

Tokopedia