Gol Perdana Persis Solo di Stadion Wilis Madiun

Pemain Persis Solo, Tri Handoko Putro, mencetak gol dengan menanduk bola ke gawang Aceh United FC dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Wilis Kota Madiun, Senin (3/9 - 2018) sore. (Abdul Jalil/Madiunpos.com)
03 September 2018 22:20 WIB Abdul Jalil Nasional Share :

Solopos.com, MADIUN -- Tim kesebelasan Persis Solo berhasil meraih poin penuh dalam lanjutan Liga 2 melawan Aceh United FC dengan skor 1-0 di Stadion Wilis Kota Madiun, Senin (3/9/2018) sore. Kemenangan ini sekaligus diwarnai gol perdana Persis Solo di Stadion Wilis, Kota Madiun.

Permainan antara Persis Solo dengan Aceh United FC ini terjadi sangat sengit mulai kick off babak pertama. Persis Solo yang menjadi tuan rumah dalam pertandingan itu bermain agresif dan terus melakukan penekanan terhadap tim lawan.

Berkali-kali tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu berhasil menciptakan peluang untuk membobol gawang lawang. Namun apa daya, bola yang digiring selalu terpatahkan dan tidak mampu diselesaikan dengan baik di daerah pertahanan lawan.

Hingga akhirnya, pada menit ke-30, pemaian bernomor punggung 21, Iqbal Samad, memberikan assist kepada Handoko di depan gawang Aceh United. Handoko yang memiliki nomor punggung 10 itu dengan sigap menangkap peluang dengan menyundul bola hingga memecah kebuntuan dan menjadikan skor unggul 1-0 untuk Persis Solo. Skor ini bertahan sampai babak pertama berakhir.

Pada babak kedua, Persis Solo semakin agresif dengan serangannya. Berkali-kali peluang tercipta, namun tidak ada yang membuahkan gol. Tim Aceh United pada babak kedua juga semakin meningkatkan serangan. Namun, serangan yang ditujukan ke tuan rumah berhasil dihalau oleh penjaga gawang Persis Solo, Galih Sudaryono.

Hinga pluit panjang ditiup wasit skor akhir pertandingan antara Persis Solo dengan Aceh United FC 1-0. Dengan skor ini, Persis Solo masih bertengger di posisi kedua setelah Semen Padang dalam Liga 2 Indonesia.

Pelatih Persis Solo, Agus Yuwono, mengatakan seluruh tim Laskar Sambernyawa sudah berjuang semaksimal mungkin dalam pertandingan melawan Aceh United itu. Permainan Aceh United tidak mudah dipatahkan.

"Kita sudah bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang terbaik," ujar dia kepada wartawan seusai pertandingan.

Agus menuturkan secara keseluruhan permainan Persis Solo sudah mendekati ideal dan sesuai dengan skema yang direncanakan. Namun, masih ada beberapa kesalahan fundamental yang dilakukan beberapa pemain. Sepertu kesalahan passing dan kontrol bola.

Menurut dia, kekurangan tim Persis Solo yaitu masih kesulitan melakukan finishing serangan untuk menghasilkan gol. Banyak peluang yang diciptakan, namun di bagian lini depan tidak bisa menyelesaikan serangan itu.

Sementara itu, Pelatih Aceh United FC, Simon Pablo Elissetchec, menyampaikan Persis Solo cukup bagus dalam permainan pada laga ini. Timnya sudah semaksimal mungkin untuk melawan serangan Persis Solo, namun hasilnya mengecewakan dengan Aceh United harus kalah 1-0.

"Kami kecewa dengan hasil [skor]. Tapi tidak kecewa dengan permainan. Karena permainan sudah sesuai saat berlatih," jelas dia.

Simon mengaku ada banyak kendala yang dilalui kesebelasan Aceh United. Mulai dari masalah pesawat delay hingga tidak ada waktu untuk latihan sebelum pertandingan dimulai. "Pertandingan berikutnya, kami akan punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri melawan Rembang," jelas dia.