Survei: Jokowi-Maruf Unggul di Nahdliyin, Prabowo-Sandi di Muhammadiyah & FPI

Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (kedua kiri) dan Ma'ruf Amin (kedua kanan) tiba di gedung KPU untuk melakukan pendaftaran di Jakarta, Jumat (10/8 - 2018). (Antara/Hafidz Mubarak A)
03 September 2018 23:00 WIB John Andhi Oktaveri Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Hasil survei Y-Publica menunjukkan kecenderungan pemilih muslim menjelang Pilpres 2019. Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul signifikan di kalangan Nahdatul Ulama (NU), sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul di kalangan Muhammadiyah dan simpatisan Front Pembela Islam (FPI).

Survei yang dilakukan dari 13-23 Agustus 2018 dengan 1200 responden itu menunjukkan elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf mencapai 52,7%. Sedangkan Prabowo-Sandi 27,9%, dan sisanya sebesar 19,4% belum memutuskan pilihan.

Secara signifikan hasil survei Y-Publica juga menunjukkan pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul di kalangan pemilih pengikut NU. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga unggul di pemilih dari kalangan Muhammadiyah dan Front Pembela Islam (FPI).

"Di segmen pemilih yang merasa lebih dekat secara religi dan kultural dengan NU, pasangan Jokowi-Maruf memperoleh elektabilitas 59%, sedangkan Prabowo-Sandi 23,3%. Sisanya sebesar 17,7% belum memutuskan," kata Direktur Eksekutif Y-Publica, Rudi Hartono dalam konferensi pers, Senin (3/8/2018).

Dia menjelaskan keunggulan pasangan Jokowi-Maruf di basis pemilih NU, tidak lepas dari posisi Maruf sebagai kader NU. Belum lagi jauh sebelum deklarasi capres-cawapres, Jokowi sudah rajin mengunjungi tokoh-tokoh NU dan ikut berbagai kegiatannya sehingga berdampak pada elektabilitasnya di kalangan NU.

Sedangkan di kalangan pemilih Muhammadiyah, pasangan Prabowo-Sandiaga unggul tipis dibandingkan Jokowi-Maruf. "Di kalangan Muhammadiyah, elektabilitas Prabowo-Sandiaga mendapatkan 42,7%, sedangkan Jokowi-Maruf sebesar 39,9% dan 17,4% belum memutuskan pilihan," ujarnya.

Namun menurut Rudi, pasangan Prabowo-Sandi unggul telak di kalangan pemilih dari FPI yaitu mendapatkan angka keterpilihan 67,5%. Sedangkan Jokowi-Maruf hanya memperoleh 21,3%, dan 11,2% pemilih belum memutuskan pilihannya.