Hentikan Dugaan Mahar Politik Sandiaga, Bawaslu Dikecam

Sandiaga Uno tiba di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (10/8 - 2018). (Antara / Hafidz Mubarak A)
31 Agustus 2018 17:30 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Federasi Indonesia Bersatu sebagai pelapor dugaan mahar politik Sandiaga Uno merasa miris karena Badan Pengawas Pemilu menghentikan kelanjutan kasus dugaan mahar politik Sandiaga Uno. Terlebih, Bawaslu belum memeriksa satupun saksi sebelum memutus nasib kasus ini.

Sekretaris Jenderal Federasi Indonesia Bersatu Zakir Rasyidin mengatakan bahwa berlalu dini Bawaslu memutuskan bahwa dugaan mahar tidak terbukti.

“Sementara terlapor satupun belum ada yang diperiksa. Kita tunggu saja apa langkah tim dalam waktu dekat. Yang pasti putusan Bawaslu diragukan objektifitasnya,” katanya saat dihubungi Bisnis/JIBI, Jumat (31/8/2018).

Zakir menjelaskan bahwa harusnya Bawaslu berusaha mendapatkan keterangan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief sebagai saksi kunci, baru memutuskan kelanjutan kasus. “Namun semua berpulang kepada Bawaslu serius atau tidak mengungkap praktik mahar politik Rp1riliun tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, isu dugaan mahar politik yang dilakukan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno belum berakhir. Hal ini karenakan pelapor belum paham apa pertimbangan Bawaslu sampai harus mengakhiri pengusutan dugaan mahar.

“Oleh karena itu, saat ini kami sedang mengkaji putusan Bawaslu. Apa yang menjadi alasanya jika putusan tersebut berpotensi ada celah hukumnya. Maka tentu kita akan melakukan upaya hukum lebih lanjut,” tutur Zakir.