Israel Bikin Rudal yang Bisa Jangkau Seluruh Jazirah Arab

Avigdor Lieberman. (Istimewa)
30 Agustus 2018 01:10 WIB Jafar Sodiq Assegaf Internasional Share :

Solopos.com, TEL AVIV - Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan Israel tengah mengembangkan sebuah sistem rudal baru yang mampu mencapai target di mana saja di Timur Tengah. Produsen senjata milik negara, Israel Military Industries (IMI) butuh beberapa tahun mengembangkan sistem terintegrasi yang canggih, yang memungkinkan serangan yang tepat dengan peluncuran jarak jauh. 

Lieberman menambahkan bahwa kontrak dengan IMI dianggarkan pada "ratusan juta syikal" atau setara sekitar puluhan juga Dolar AS. "Proyek untuk menyiapkan roket presisi dan sistem rudal sedang berlangsung. Sebagian sudah dalam produksi dan sebagian lagi dalam fase akhir penelitian dan pengembangan," kata Lieberman dilansir Reuters mengutip Times of Israel, Selasa (27/8/2018).

"Kami mengakuisisi dan mengembangkan sistem pembakaran presisi yang akan memungkinkan militer Israel (IDF) untuk menjangkau setiap titik di wilayah ini pada beberapa tahun mendatang."

Sementara itu, Ketua IMI Yitzhak Aharonovitch yang mengatakan, persenjataan baru itu akan "mencerminkan kemampuan teknologi perusahaan, yang mengkhususkan pada kemampuan untuk menembak secara akurat, untuk menyerang di berbagai target darat."

Rudal baru itu diyakini akan direncanakan sebagai opsi serangan Israel terhadap gudang senjata kelompok Hizbullah di Libanon, yang kabarnya memiliki lebih dari 100.000 roket jarak pendek dan menengah.

Ini akan memungkinkan Israel menembak sasaran Hizbullah dari wilayahnya sendiri dengan menggunakan sistem yang lebih tepat daripada tembakan artileri dan lebih aman daripada serangan udara.

Menurut laporan bulan Januari di surat kabar Israel Yedioth Ahronoth, Liberman telah bertemu dengan perwira senior militer Israel dan, setelah diskusi singkat, dengan keputusan memutuskan untuk membentuk beragam jenis misil lainnya, menjanjikan kenaikan anggaran awal sekitar setengah miliar shekel, dengan potensi produksi yang jauh lebih banyak di tahun-tahun mendatang.

Israel dianggap sebagai kekuatan militer terkemuka di Timur Tengah dan diyakini sebagai satu-satunya negara di kawasan itu yang memiliki senjata nuklir --dengan analis memprediksi bahwa jumlahnya mencapai ratusan unit, menurut laporan The National Interest.

Para ahli militer asing mengatakan Israel memiliki beberapa unit rudal balistik Jericho yang mampu mengirimkan hulu ledak nuklir.

Pihak IMI mengatakan pada tahun 2004 bahwa mereka telah menghasilkan rudal jelajah, Delilah, dengan jangkauan 250 kilometer (150 mil). IMI juga memiliki serangkaian sistem roket anti-rudal.

Tokopedia