Siswa-Siswa SD Budi Mulia Dua Nyanyi "Sandi Uno Siapa yang Punya"

Banner menyambut Sandiaga Uno dipasang di pagar SD Budi Mulia Dua, Sleman, Kamis (30/8 - 2018). (Harian Jogja / Bernadheta Dian)
30 Agustus 2018 19:47 WIB Bernadheta Dian Saraswati Nasional Share :

Solopos.com, SLEMAN -- Kunjungan calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno di SD Budi Mulia Dua, Ngemplak, Sleman, Kamis (30/8/2018), diwarnai pelarangan terhadap seorang anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Ngemplak untuk masuk. Meski tertutup, terdengar nyanyian para siswa yang dipandu seorang guru menyambut Sandiaga Uno.

Dalam kunjungan Sandiaga Uno ke SD Budi Mulia Dua tersebut, awak media juga tidak diperkenankan masuk. Namun dari suara yang terdengar melalui pengeras suara, Sandi terdengar berinteraksi dengan para siswa. "Mau jadi juara Asian Games? Kalau mau berlatih keras, insya Allah bisa meraih medali emas," kata Sandi.

Setelah itu, terdengar suara seorang guru memandu para siswa untuk bernyanyi. Salah satu liriknya berbunyi "Sandi Uno siapa yang punya, Sandi Uno siapa yang punya".

Sandiaga Uno dan rombongan meninggalkan SD Budi Mulia Dua sekitar pukul 11.20 WIB. Sebelum memasuki mobil, Sandi yang mengenakan kemeja biru itu sempat melambaikan tangan kepada orang-orang yang berada di luar gedung sekolah.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Pengurus Yayasan Budi Mulia Dua Siti Nurnisa Dewanta menegaskan bahwa tujuan kedatangan Sandi ke SD Budi Mulia Dua bukan sebagai cawapres, melainkan diundang sebagai salah satu tokoh inspiratif.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kecamatan Ngemplak Ahmad Sidiq Wiratama mengatakan pihaknya ditugaskan pimpinan untuk memantau kunjungan Sandiaga Uno dan memastikan tidak ada kegiatan kampanye karena saat ini belum masuk masa kampanye. Masa kampanye baru dimulai pada 23 September 2018.

Tokopedia