Ribuan Korban Gempa Lombok Gelar Salat Taubat

Ribuan umat Muslim Lombok melaksanakan Salat Sunat Taubat untuk bencana gempa Lombok di Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Kamis (23/8 - 2018). (Antara/Ahmad Subaidi)
23 Agustus 2018 14:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, LOMBOK BARAT – Ribuan umat muslim yang menjadi korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat menggelar salat sunat Taubat dan zikir bersama, Kamis (23/8/2018).

Salat sunah Taubat dipimpin TGH Fathul Azis Musthofa, dilengkapi Qunut Nazilah (pengampunan). Hadir pula, Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid. Salat sunah Taubat ini dilaksanakan di Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Kamis.

"Mari kita bermunajat kepada Allah SWT, dengan harapan apa yang menjadi ujian dan cobaan kita selama ini segera diakhiri serta diberikan ketabahan juga ketenangan," ungkap TGH Fathul Azis Musthofa seusai salat.

Ia juga mengajak semua umat muslim yang hadir menadahkan tangan meminta dan berserah kepada Allah SWT, agar ujian yang diberikan selama ini segera berakhir dan masyarakat NTB selalu diberikan ketabahan.

"Mari perkuat iman dan takwa kita kepada Allah, karena segala sesuatu yang terjadi di dunia merupakan kehendaknya, dan kita semua semoga diberikan keselamatan," ujarnya.

Gubernur NTB, TGH Muhammad Zainul Majdi menyampaikan, salat sunah Taubat ini digelar supaya apa yang menjadi hajat dan doa dikabulkan. "Semoga segala bencana diangkat dan diganti keberkahan," ujarnya.

Gubernur dua periode itu mengaku, dirinya hadir ditempat itu karena bagian dari masyarakat NTB. Ketika masyarakat bersedih, ia pun ikut bersedih, begitu juga ketika masyarakat khawatir, sebagai pemimpin daerah juga ikut khawatir. "Saya juga merasakan hal yang sama dengan masyarakat," ucap TGB.

Ia mengatakan, sejak akhir bulan lalu, Lombok, bahkan NTB terus diberikan ujian oleh Allah SWT dengan berbagai bencana. Seperti halnya gempa bumi sejak tanggal 29 Juli 2018. Ratusan ribu rumah warga hancur, ratusan orang meninggal dunia, termasuk korban luka-luka. Akan tetapi, menurutnya bencana bagi orang beriman bukanlah azab, melainkan itu semua adalah ujian dan cobaan.

Tokopedia

Sumber : Antara