Karyawan Ditembaki Kelompok Bersenjata Papua di Area Freeport

Petugas Puslabfor Bareskrim Mabes Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Penembakan rumah anggota DPR Komisi 1 Jazuli Juwaini di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (4/5). - Antara/Muhammad Iqbal
17 Agustus 2018 20:00 WIB Sholahuddin Al Ayyubi Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Seorang karyawan PT Kuala Pelabuhan Indonesia (KPI) bernama Jonatan Sopaheluwakan, 38, ditembaki oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada Jumat (17/8/2018) sekitar pukul 06.20 WIT. Jonatan ditembaki saat mengendarai truk Iveco Flat Bed Mecanic di sekitar area mile 65 (sekitar 200 meter dari check point 66) area pertambangan PT Freeport Indonesia di Papua.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, menjelaskan insiden itu terjadi sekitar pukul 06.10 WIT saat Jonatan membawa kendaraan truk Iveco Flat Bed Mekanik bersama Jansen Goga Ranteborong dari Mile 66 untuk melakukan perbaikan truk trailer yang rusak di sekitar area mile 62 karena menghalangi akses jalan.

Menurutnya, sebelum menuju ke area mile 62, para mekanik tersebut berencana menjemput pengawal dari Satgas yang berada di mile 64. Namun saat kendaraan yang dikendarai korban melintas di area mile 65, tiba-tiba kendaraan itu ditembaki oleh KKB sebanyak 15 kali tembakan dari sisi kiri dan kanan jalan.

"Kemudian dalam kondisi tertembak tersebut, driver menghentikan kendaraan dan langsung mundur meninggalkan lokasi kejadian namun dalam keadaan mundur tersebut kendaraan yang di kendarai oleh korban masih mendapatkan tembakan dari KKB," kata Kamal, Jumat.

Menurut Kamal, atas insiden tersebut korban yang bernama Jonatan mengalami luka di bagian lengan kanan atas karena tertembak. Proyektil peluru masih bersarang di lengan. Ditambah ada luka lecet pada bagian dada sebelah kanan dan pipi kanan akibat terkena serpihan kaca kendaraan.

Saat ini, menurut Kamal, situasi sudah kondusif dan Kepolisian masih memburu para pelaku penembakan yang identitasnya sudah dikantongi. "Saat ini kami sudah melakukan olah TKP dan membawa korban ke RS Tembagapura serta melakukan pengejaran terhadap pelaku," katanya.