Terima Prabowo, JK Diduga Lirik Kemungkinan Menang Atas Jokowi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak Wapres Jusuf Kalla ke ruang kerjanya di Balai Kota DKI, Jumat (3/8/2018). (Istimewa - Dokumentasi Biro Setwapres).
16 Agustus 2018 15:43 WIB John Andhi Oktaveri Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Kesediaan Wapres Jusuf Kalla (JK) menerima kunjungan pasangan capres Prabowo-Sandiaga di rumah dinasnya dinilai mempunyai kakulasi politik soal potensi pasangan itu menang di Pilpres 2019.

Demikian dikemukakan oleh pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago terkait peluang Prabowo Subianto menjadi presiden pada Pilpres 2019. Pada Pipres 2014, JK mendampingi jokowi sebagai pasangan capres-cawapres berhadapan dengan Prabowo yang saat itu berpasangan dengan Hatta Rajasa.

Menurutnya, JK tengah memainkan efek lokomotif dengan melihat kemungkinan kans terpilihnya Prabowo atau Jokowi yang sama. "Sudah pasti JK punya kalkulasi dan hitung-hitungan yang relatif matang," kata Pangi, Kamis (16/8/2018).

Menurut Pangi, bila kalkulasi politik Jokowi sebagai petahana sangat kuat di mata JK, maka tidak mungkin politikus senior Golkar itu melakukan pertemuan dengan Prabowo. Dalam pandangan JK, Prabowo-Sandi memiliki peluang besar untuk terpilih pada Pilpres 2019 seperti halnya Jokowi.

"JK sangat sulit menolak permintaan Prabowo ingin bertemu. Karena JK juga mempertimbangkan bahwa Prabowo punya potensi menjadi presiden pada Pemilu 2019," ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menemui Jusuf Kalla (JK) untuk meminta restu maju sebagai peserta Pipres 2019. Kendati pada Pipres 2014 pernah menjadi rival, namun Prabowo mengaku merasa perlu untuk bertemu dan meminta saran kepada JK.

Bersama Sandiaga, Ketua Umum Partai Gerindra itu menyambangi kediaman dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteng, Jakarta, Rabu (15/8/2018) malam. Prabowo mengaku kedatangannya dalam rangka memohon doa restu.

"Sesuai adat dan istiadat kita bangsa Indonesia, yang muda datang kepada yang lebih senior untuk sowan untuk mohon restu kita akan melaksanakan suatu pekerjaan untuk rakyat kita," ungkap Prabowo.

Tokopedia