Pertamina Tawarkan Pinjaman Khusus Dukung UMKM Jateng-DIY

Unit Manager CSR & Communication Andar Titi Lestari (kiri) saat menghadiri acara Gebyar UKM 2018 di Gedung Grha Soloraya, Selasa (14 - 8/2018).(Istimewa / Pertamina)
16 Agustus 2018 04:00 WIB Chelin Indra Sushmita Nasional Share :

Solopos.com, SOLO – PT Pertamina MOR IV di Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan program khusus yang bertujuan mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Adapun dukungan itu berupa program kemitraan berupa pinjaman modal dengan jasa tiga persen persen pertahun dengan perhitungan saldo menurun.

Dana pinjaman yang disalurkan Pertamina ditujukan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil di delapan sektor usaha, yakni industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan usaha jasa.

Unit Manager CSR & Communication Pertamina MOR IV, Andar Titi Lestari, saat menghadiri acara Gebyar UKM 2018 di Gedung Grha Solo Raya, Selasa (14/08/2018), mengatakan, program kemitraan dari Pertamina dapat menjadi sumber pembiayaan UMKM yang belum masuk kategori bankable.

Kami tidak hanya sekadar memberikan pinjaman modal tapi juga membina dan mengembangkan UMKM tersebut melalui pelatihan dan pemasaran di pameran skala regional hingga Internasional,” jelas Andar Titi Lestari dalam siaran pers yang diterima Solopos.com, Rabu (15/8/2018).

Ada beberapa syarat bagi para pelaku usaha UMKM agar bisa menerima program PKBL Pertamina. "Badan usaha atau perseorangan memiliki aset bersih maksimal Rp1 miliar, tidak termasuk tanah dan bangunan. Omzet usaha tidak lebih dari Rp2,5 miliar dan kegiatan usahanya sudah berjalan setidaknya selama setahun dan berdiri sendiri,sambung Andar.

Sebagai informasi, pada 2018 Pertamina memiliki mitra binaan aktif sebanyak 713 UMKM di wilayah Jawa Tengah dan DIY, dengan total penyaluran dana modal usaha sebesar Rp33 miliar. “Melihat potensi pertumbuhan UMKM yang terus meningkat, kami berharap jumlah UMKM di Jateng dan DIY yang mendapatkan manfaat dari program kemitraan Pertamina ini terus bertambah,” tutup Andar.