ISIS Bangkit Lagi

Ilustrasi pejuang ISIS (Ndtv.com)
15 Agustus 2018 05:00 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, WASHINGTON – Pejabat di markas pertahanan Amerika Serikat, Pentagon, mengatakan bahwa kekuatan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali bangkit. Mereka menyebut kekuatan ISIS hampir sama seperti di masa kejayaan pada 2015 silam. Kala itu, anggota ISIS di Irak dan Suriah mencapai 33.000 orang dan terus bertambah.

Tetapi, serangan pasukan militer Amerika Serikat (AS) dan sekutu selama dua tahun terakhir membuat kekuatan ISIS melemah. Pada 2017 lalu, jumlah anggotanya diperkirakan telah berkurang sekitar 28.600 orang. Namun, dalam laporan terbaru seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (14/8/2018), kelompok militan ISIS telah berhasil menghimpun kekuatan baru yang hampir sama kuat seperti di masa kejayaan.

Kebangkitan kembali kekuatan militan ISIS dianggap sebagai kegagalan pasukan koalisi pimpinan AS yang telah menggelontorkan uang sekitar US$14,3 atau setara Rp2018 triliun untuk melakukan serangan. Berdasarkan analisis yang dilakukan Kementerian Pertahanan AS, kekuatan ISIS di Irak diperkirakan mencapai 17.000 orang. Sementara 14.000 orang lainnya berada di Suriah.

Bangkitnya kekuatan militan ISIS memperlihatkan komunikasi yang berjalan baik di dalam tubuh kelompok itu. Pentagon menilai ISIS mampu mengganti jajaran komandonya dengan baik. Hal itu menunjukkan komunikasi di antara para pimpinan ISIS berjalan lancar tanpa hambatan apapun.

Padahal, selama ini pasukan militer AS dan sekutu terus melakukan serangan untuk memerangi kelompok militan ISIS. Pentagon bahkan mengklaim telah menewaskan sekitar 70.000 anggota ISIS dalam serangkaian serangan yang dilakukan. Bahkan, mereka mengaku telah berhasil membunuh pimpinan ISIS.