Disangka Gelandangan, Personel Band Kesukaan Jokowi Dibawa Polisi Sragen

Bambang Suwarno, personel grup band Trenchem. (Istimewa)
15 Agustus 2018 20:35 WIB Tri Rahayu Nasional Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Seorang anggota grup band musik cadas Trenchem, Solo, Bambang Suwarno, 86, ditemukan anggota Polsek Ngrampal, Sragen, Senin (13/8/2018) lalu.

Bambang yang pernah tenar pada 1960-an dan 1970-an itu sempat disangka sebagai gelandangan hingga akhirnya dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial (Dinsos) Sragen di Tlebengan, Sragen Tengah, Sragen.

“Ya, kami menerima satu orang yang diduga PMKS dari Polsek Ngrampal. Sesampainya di Rumah Singgah Dinsos, identitas kakek-kakek itu terkuak. Kami menemukan nama Bambang Suwarno dengan alamat Jl. Pemuda Selatan No. 25, Solo, pada gelang perak yang dikenakan pada tangan kirinya,” ujar Kepala Dinsos Sragen Supriyatno saat dihubungi Solopos.com, Rabu (15/8/2018) malam.

Supri menyampaikan berdasarkan informasi dari Dinsos, awalnya Bambang pergi dari rumah untuk bersepeda di Solo. Namun, hingga sepekan kemudian Bambang tak kunjung pulang dan tahu-tahu sudah ditemukan anggota Polsek Ngrampal.

Supri melanjutkan dari identitas pada gelang itulah Dinsos bisa menemukan keluarga Bambang di Solo. Foto Bambang sempat disebar di media sosial dan sejumlah tokoh di Sragen, seperti mantan Bupati Agus Fatchur Rahman, mantan legislator Ndewor Sutardi, dan politikus senior Sragen Sri Busono, pun mengenal orang itu.

“Ternyata dulunya pernah menjadi orang tenar. Beliau pernah menjadi pejabat di perguruan tinggi dan menjadi anggota grup band musik rock Trenchem Solo. Pak Sri Busono dan Pak Ndewor Sutardi sempat berkunjung ke Rumah Singgah untuk bertemu Pak Bambang itu. Beliau [Bambang] hanya menginap semalam karena pada Selasa [14/8/2018] sudah dijemput keluarganya di Solo,” ujarnya.

Grup band Trenchem merupakan grup musik rock yang digandrungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat masih muda. Grup ini berdiri pada 1959 di Solo.

Kapolsek Ngrampal AKP Agus Irianto mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman membenarkan informasi soal anggotanya yang menemukan Bambang. “Yang menemukan anggota Polsek Ngrampal. Saat itu langsung dibawa ke Dinas Sosial. Jadi tidak ada data laporannya,” ujarnya.