Setahun, Harta Jokowi Naik Rp1,18 Miliar

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan ketika menutup Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/8/2018) - Antara/Wahyu Putro
15 Agustus 2018 16:02 WIB Danang Nur Ihsan Nasional Share :

Solopos.com, SOLO — Calon presiden (capres) petahana Joko Widodo (Jokowi) melaporkan harta kekayaannya terbaru mencapai Rp50,24 miliar. Harta kekayaan Jokowi itu naik Rp1,18 miliar bila dibandingkan dengan laporan harta kekayaan pada 31 Maret 2017 lalu.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Jokowi yang diakses Solopos.com di laman elhkpn.kpk.go.id, Rabu (15/8/2018), harta Jokowi per tanggal 31 Maret 2017 mencapai Rp49,06 miliar. KPK menyatakan LHKPN Jokowi pada 2017 itu dinyatakan lengkap dan disahkan di Jakarta, Senin (13/8/2018).

Sedangkan LHKPN Jokowi pada 2018 dilaporkan ke KPK, Selasa (14/8/2018) dan dinyatakan lengkap pada Rabu ini. Dari LHKPN pada 2017 dan 2018 ini, harta mantan Wali Kota Solo yang berupa tanah dan atau bangunan tidak berubah. Jokowi memiliki 20 bidang tanah dan atau bangunan di Solo, Karanganyar, Sragen, Boyolali, hingga Jakarta Selatan, senilai Rp43,88 miliar.

Begitu pula dengan harta Jokowi yang berupa kendaraan bermotor juga tidak berubah senilai Rp1,08 miliar. Presiden memiliki 12 kendaraan bermotor yaitu 10 mobil dan dua sepeda motor. Harta bergerak lainnya juga tidak mengalami perubahan yaitu senilai Rp360 juta.

Harta kekayaan Jokowi yang mengalami perubahan adalah kas dan setara kas. Pada 2017, mantan Gubernur DKI Jakarta itu melaporkan kas atau setara kas yang dimiliki Rp4,92 miliar. Pada 2018, harta Jokowi yang berupa kas atau setara kas mencapai Rp6,10 miliar.

Dalam dua LHKPN yang dirilis KPK itu, utang Presiden Jokowi naik Rp2.750.672. Pada 2017, utang Jokowi Rp1.190.222.244 dan naik sedikit menjadi Rp1.192.972.916.