Ngaku Titisan Ratu Kidul, Aisyah Kerajaan Ubur-Ubur Kirim Pesan ke Jokowi

Siti Aisyah Ratu Kerajaan Ubur/Ubur dalam salah satu video. (Youtube)
14 Agustus 2018 21:59 WIB Adib Muttaqin Asfar/ Newswire Nasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Siti Aisyah, perempuan yang menjadi pemimpin sekte Kerajaan Ubur-ubur di Sayabulu, Kelurahan/Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, sedang menjadi buah bibir di Indonesia. Selain mengklaim dirinya sebagai titisan Ratu Kidul atau Nyi Roro Kidul dan menyebut bahwa Jokowi adalah orang yang sudah dipilih.

Dalam mitologi Jawa, Nyi Roro Kidul sebagai Ratu Pantai Selatan telah mengadakan perjanjian dengan Raja Mataram. Nah, dalam versi Aisyah, dia menyebut Jokowi lah yang saat ini dipilih oleh Ratu Kidul sebagai Satrio Piningit.

Aisyah yang bernama asli Sin Syima Shaba ini diduga menyebarkan ajaran sesat. Selain itu, Aisyah juga tenar lantaran menyebarkan video yang berisi pengakuannya sebagai rasul atau pelayan Tuhan untuk mengembalikan kejayaan Indonesia di dunia.

"Tuhan memberikan petunjuk untuk disampaikan kepada pemerintah. Kepada Bapak Jokowi, yang terhormat. Asssalamualaikum wr wb, jadilah engkau menjadi satria piningit yang sesungguhnya. Janganlah engkau menjadi seseorang seperti pemerintah di masa lalu yang hanya mementingkan kekuasaan lalu mengorbankan rakyat dan mengorbankan yang lain. Aku yakin untuk sekarang Bapak Jokowi engkaulah calon satria piningit," kata Aisyah dalam video yang kini viral di media sosial.

Dalam video itu, dia mengklaim Jokowi telah mengirimkan utusan kepadanya. Dia juga menganggap Jokowi sudah dipilih Tuhan untuk bertemu dengan dirinya. Aisyah menyebut dirinya sebagai "Ibu".

"Semua gimana pilihanmu Pak Jokowi, kenapa yang aku tuju adalah Bapak Jokowi? Karena engkaulah yang sudah mengirim utusan kepadaku, itu yang penting. Kalau jajaran-jajaran yang lain meskipun kalian punya kuasa, bagiku yang penting adalah yang sudah melakukan perjanjian dengan Ibu, yaitu Bapak Jokowi yang memang sudah dipilih Tuhan untuk menunggu kedatangan Ibu," katanya di video yang muncul sejak 20 Juni 2018 itu.

Erdogan

Pada salah satu videonya, Aisyah RatuUbur-Ubur mengatakan dirinya adalah pemilik sah tanah Indonesia maupun dunia. Untuk membuktikan klaimnya, Aisyah mengatakan seluruh peninggalan kedigdayaannya ada di tanah Turki.

Karenanya, ia meminta Presiden Erdogan membuka rahasia profetik dirinya yang ada di Turki. Rahasianya tersebut, kata Aisyah, berada dalam kitab Sepun Raja Galuh Galilea.

”Aku mohon, Presiden Erdogan, kembalikanlah kitab kami, kitab para Raja Galuh Galilea, yang merupakan peninggalan rasul kepada kami. Tolonglah, kembalikan pedangku, rambutku, gigiku, dan kitabku. Semuanya, kembalikan kepada kami,” pintanya dilansir Suara.com.

Dikutip Solopos.com dari Liputan6.com, Selasa (14/8/2018), aparat Polresta Serang bersama anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mendatangi rumah milik Aisyah yang ditinggali bersama suaminya, Rudi, di Sayabulu, Kota Serang, Banten. Keduanya diduga menganut aliran sesat dengan mendirikan Kerajaan Ubur-Ubur.

"Sementara kami hentikan kegiatan, belum diperlukannya tindakan pengamanan. Kami akan kaji lebih dalam bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI)," kata Kapolresta Serang, AKBP Komarudin, Senin (13/08/2018).

Di rumah keduanya, aparat juga menyita catatan struktur organisasi Kerajaan Ubur-Ubur yang kerap didatangi pengikutnya setiap Kamis malam atau malam Jumat hingga Sabtu dini hari.

Pasangan suami istri yang tenar karena video viral itu dikenal warga jarang bersosialisasi dan tak pernah salat berjemaah di masjid atau musala dekat rumahnya. Mereka berdua tinggal di rumah tersebut sekitar dua tahun.

"Mereka mengaku muslim, namun melakukan kegiatan yang tidak lazim. Contohnya mereka bilang Allah SWT memiliki makam kuburan, ini yang jelas tidak masuk akal menurut ajaran Islam," jelas sang kapolres.

Tokopedia

Sumber : Suara.com, Liputan6.com