Prabowo Diserang, Cak Imin Komplain Ma'ruf Amin

Muhaimin Iskandar (Antara/Galih Pradipta)
14 Agustus 2018 09:42 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sempat komplain terhadap  calon wakil presiden (Cawapres) Jokowi, Ma'ruf Amin seputar pernyataannya yang menyerang kubu Prabowo.

Pernyataan cawapres Ma'ruf Amin soal kubu Prabowo Subianto yang tak menaati ijtima ulama sempat diprotes Muhaimin Iskandar. Sebelumnya, Maruf Amin mengeluarkan pernyataan yang menyinggung koalisi Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno. Maruf Amin menyebut pilihan Prabowo tidak sesuai Ijtima Ulama.

"Kemarin saya komplain juga lho, Pak Kiai ngapain ngomong kayak begini? 'Ah nggak saya nggak pernah ngomong begitu'," kata Cak Imin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018) sebagaimana dikutip Suara.com.

Cak Imin menilai ada media yang salah kutip pernyataan Ketua MUI.

"Saya kira itu salah kutip, saya sudah cek ke Kyai Maruf Amin, yang dimaksud Kyai Maruf Amin bukan seperti itu," ujar Cak Imin.

Seperti diberitakan, Maruf Amin menyindir kubu Prabowo yang tidak mempedulikan rekomendasi Ijtima Ulama dalam menunjuk calon wakil presiden. Padahal, kata Ma'ruf, kubu tersebut mengaku-ngaku menghargai ulama.

Menurut Muhaimin, Maruf Amin tidak pernah bicara seperti itu.

Politikus yang gagal menjadi cawapres pendamping Jokowi di Pilpres 2019 ini kemudian meluruskan pernyataan Maruf Amin.

"Kalau bahasa sederhananya Kyai Maruf Amin bisa menjembatani umat Islam. Kyai Maruf Amin bersedia sebetulnya Kyai Maruf Amin kan tidak mau, tapi terpaksa mau karena beliau pintu yang bisa menyerap aspirasi umat. Makanya jembatannya beliau kepada pemerintah dan kekuasaan," katanya.

Untuk diketahui, Prabowo sebelumnya direkomendasikan Ijtima Ulama agar memilih Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri atau Ustaz Abdul Somad sebagai cawapres. Namun koalisi PKS, PAN dan belakangan Demokrat malah mendeklarasikan pasangan Prabowo - Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 2019.

Sumber : Suara