Bandingkan SBY, Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf akan Ofensif

Calon presiden petahana Joko Widodo (kedua kiri) bergandengan tangan dengan calon wakil presiden Ma'ruf Amin (ketiga kanan) usai menyampaikan pidato politik di Gedung Joang 45, Jakarta, Jumat (10/8/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari
13 Agustus 2018 17:00 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Juru kampanye pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin akan bergerak secara ofensif dalam memenangkan Pilpres 2019. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa mereka akan diberi pelatihan untuk menciptakan watak politik yang membangun peradaban kepada publik.
 
“Mengingat ofensif ini penting untuk mengisi ruang publik supaya seluruh apa yang sudah dilakukan Bapak Jokowi-JK masuk juga ke ruang personal, ke ruang privat rakyat yang merasakan sentuhan kemanusiaan di dalam sel program dari Pak Jokowi,” ujarnya di Jakarta, Senin (13/8/2018).
 
Hasto mencontohkan bentuk kampanye yang dilakukan salah satunya membandingkan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dengan yang sebelumnya, yaitu pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia mengklaim bahwa saat ini warga yang tidak mampu bisa menikmati bantuan tanpa harus mengantre dan menunjukkan kemiskinannya.
 
“Sentuhan-sentuhan melalui Kartu Indonesia Pintar [KIP], Kartu Indonesia Sehat [KIS], dan Program Keluarga Harapan [PKH] itu menyentuh secara personal kemudian mengangkat harkat martabat rakyat Indonesia,” imbuh Hasto.

Struktur pengurusan juru kampanye pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin ditargetkan bisa rampung dalam waktu paling lambat dua pekan untuk tingkat provinsi. Setelah itu, partai pengusung pasangan itu membuat turunan hingga akar rumput agar relawan di tingkat desa mudah melakukan koordinasi.