3 Pedofil Ditembak dan Digantung di Depan Umum

Ketiga pedofil (berpakaian biru) hendak digantung setelah ditembak mati di Sana'a, Yaman, Rabu (8/8 - 2018). (Metro.co.uk)
10 Agustus 2018 20:40 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SANA'A — Pelaku pemerkosaan dan pembunuhan terhadap bocah 10 tahun berinisial M di Yaman dieksekusi mati di hadapan umum di Kota Sana'a, Yaman, Rabu (8/8/2018). Ketiga orang yang terdiri atas Abdul Jalil al-Ashhab, 19, Mohammed Said al-'Uqri, 27, dan Ghaleb al-Rashdi, 19, ditembak mati dan mayatnya digantung di hadapan umum.

Berdasarkan laporan Sputnik News, Kamis (9/8/2018), ketiga pedofil itu melakukan aksinya terhadap M, 29 Oktober 2017 lalu. Bocah 10 tahun itu harus mengalami kisah tragis saat ia sedang berjalan ke rumah neneknya di Desa Na'wa, Yaman.

Tanpa disangka, ia bertemu ketiga pedofil tersebut yang lantas memerkosanya. Bukan hanya diperkosa, bocah yang diketahui berjenis kelamin laki-laki itu disiksa hingga meninggal dunia.

Dikutip Solopos.com dari Metro.co.uk, Jumat (10/8/2018), mayat M ditemukan empat hari setelah diperkosa dan disiksa hingga meninggal dunia. Lebih tragisnya, mayat M ditemukan di bangunan sekolah yang dipastikan juga sebagai lokasi ketiga pedofil melakukan pemerkosaan.

Setelah pelaku tertangkap, pihak berwenang memutuskan untuk menghukum mati ketiga pedofil tersebut. Mereka masing-masing ditembak lima kali sebelum digantung di ketinggian menggunakan crane. Proses eksekusi itu pun dilakukan di hadapan umum di Kota Sana'a, Yaman.

Hukuman mati seperti tembak mati, hukuman gantung, dan pemenggalan kepala memang legal di Yaman. Hukuman seperti itu biasanya dijatuhkan kepada pelaku pemerkosaan, pembunuhan, dan terorisme.