Sandiaga Uno Cawapres, akan Ada Ijtima Baru?

Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al/Jufri (tengah). (www.pks.id)
10 Agustus 2018 22:31 WIB Rahmad Fauzan Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Munculnya Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto di luar dugaan banyak pihak, bahkan di luar hasil ijtima GNPF Ulama. Nama Sandiaga Uno muncul di hari-hari terakhir sebelum batas pendaftaran setelah kebuntuan negosiasi dan sikap Ustaz Abdul Somad yang menolak menjadi cawapres.

Seusai pendaftaran Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai calon presiden dan calon wakil presiden di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri mengatakan ada kemungkinan dibuatnya ijtima baru.

Tokopedia

Namun, meskipun dia menyampaikan hal tersebut sebagai Ketua Majelis Syuro PKS, ijtima baru itu baru sebatas prediksinya. "Kemungkinan akan dibuat ijtima baru dengan rekomendasi baru. Ini feeling saya," ujar Salim Segaf di KPU, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Selain itu, Salim Segaf menyatakan belum ada komunikasi terkait dengan perihal ijtima ulama pasca-. "Belum komunikasi, baru feeling, karena rekomendasi ulama itu mesti diperbaiki," ujarnya.

Salim juga mengaku bahwa PKS pada dasarnya merupakan partai yang mengedepankan kepentingan bersama. "Apa yang bagus bagi bangsa ini," jelasnya.