Cak Imin Pastikan PKB Tetap ke Jokowi: Bahasa Bisnisnya Join!

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar berbincang dengan Syafii Maarif di Nogotirto, Gamping, Sleman, Minggu (1/4/2018) - Harian Jogja/Irwan A. Syambudi
09 Agustus 2018 17:34 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memastikan tetap berada di kubu koalisi pengusung Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Penegasan itu dilakukan menjelang momentum pengumuman cawapres Jokowi yang diduga kuat menyebut nama Mahfud MD.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menutup peluang pembentukan poros ketiga maupun berpindah ke koalisi partai-partai pendukung bakal calon presiden Prabowo Subianto.

Ketika hendak memasuki ke Restoran Plataran, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018) sore, untuk rapat bersama ketua-ketua partai Koalisi Indonesia Kerja dan Jokowi, Cak Imin menegaskan PKB tetap berada di sisi calon petahana.

“PKB tetap bergabung dalam koalisi Jokowi,” tegasnya kepada wartawan di ambang pintu masuk restoran yang dilansir Suara.com. “Kalau bahasa bisnisnya apa? Join,” tambahnya.

Untuk diketahui, Join merupakan akronim yang dipakai PKB dan pendukungnya untuk mengampanyekan bakal capres Jokowi serta bercawapres Muhaimin Iskandar. Namun kata "join" bisa saja diartikan sebagai "bergabung" dalam bahasa Inggris.

Sementara selain Cak imin, para petinggi parpol yang telah tiba di lokasi rapat tersebut di antaranya Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang, Ketua Umum PSI Grace Natalie, dan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo.

Selain itu, ada pula Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen Nasdem Johnny G Plate, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Jokowi saat ini sudah tiba di lokasi tersebut. Sementara itu, Mahfud MD berada di tempat yang berbeda namun masih sama-sama berada di kawasan Menteng Jakarta Pusat.

Dalam tayangan Metro TV di Plataran, Menteng, seluruh pimpinan parpol pengusung Jokowi sedang menandatangani dokumen pencapresan. Salah satu yang menandatangani dokumen itu adalah Muhaimin Iskandar sekaligus mengakhiri spekulasi PKB akan keluar dan membentuk koalisi poros ketiga.

Sumber : Suara.com