Berita Terpopuler: Prabowo Disebut Jenderal Kardus hingga Honda Brio Terbakar di Boyolali

Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) sebelum melakukan pertemuan tertutup di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (30/7 - 2018). (Antara/Sigid Kurniawan)
09 Agustus 2018 11:30 WIB Ginanjar Saputra Nasional Share :

Solopos.com, SOLO — Masa depan hubungan Partai Demokrat dengan koalisi pendukung Prabowo Subianto kini menjadi pertanyaan. Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mengungkapkan kekesalannya dan menyebut Prabowo sebagai jenderal kardus.

Andi Arief mengungkapkan kata-kata itu melalui akun Twitternya setelah—katanya—Sandiaga Uno menyetorkan uang kepada dua partai pendukung Prabowo, PAN dan PKS. Kedua partai ini sebelumnya berpeluang keluar dari koalisi Prabowo jika tidak sepakat soal cawapres.

Tokopedia

Kabar tentang wasekjen Partai Demokrat yang menyebut Prabowo Subianto sebagai jenderal Kardus itu menjadi salah satu berita terpopuler di Solopos.com dalam kurun waktu 24 hingga Kamis (9/8/2018) pagi. Selain itu, kabar terbakarnya mobil Honda Brio di Boyolali juga menjadi salah satu berita terpopuler di Solopos.com.

Masih banyak kabar menarik yang menjadi berita terpopuler di Solopos.com. Berikut daftar berita terpopuler di Solopos.com dalam kurun waktu 24 hingga Kamis (9/8/2018) pagi:

Terungkap! Kisah Di Balik Honda Brio Terbakar Boyolali

Video Penampakan Penari di Laut Selatan Hebohkan Dunia Maya

Demokrat: Prabowo Jenderal Kardus, Sandiaga Uno Bayar PAN-PKS Rp500 M

Honda Brio Terbakar Boyolali Korban Salah Sasaran?

Ada Kecurangan, Peserta Seleksi Perdes Sragen Tuntut Pelantikan Ditunda

Gempa 5,2 SR Guncang Malang, Getaran Hingga DIY

Penderita Gangguan Jiwa Keloran Wonogiri Menangis Baca Al Fatihah

Polda Jateng Ungkap SPG Cantik Dibakar Hidup-Hidup di Hutan Blora

K-Pop: Album Terbaru Red Velvet Kuasai Tangga Musik Dunia

Nur Wijaya, Remaja Solo yang Masuk UGM di Usia 15 Tahun

Kolom 3 hours ago

Kiri Zaman Kini