Pagi Ini, Prabowo Temui SBY Bahas Koalisi

Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) sebelum melakukan pertemuan tertutup di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (30/7 - 2018). (Antara/Sigid Kurniawan)
09 Agustus 2018 08:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto direncanakan menemui Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman SBY, di Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (9/8/2018) pagi untuk meluruskan perihal koalisi.

"Kamis pagi pak Prabowo akan ke sini," ujar Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan di kediaman SBY, Kamis dini hari, seperti diberitakan Antara.

Tokopedia

Hinca mengatakan komunikasi partainya dengan Gerindra terus berjalan. Dia meminta semua pihak menunggu keputusan kedua ketua umum.

Sebelumnya koalisi Demokrat dan Gerindra disebut-sebut mengalami perpecahan. Politisi Demokrat Andi Arief menyebut Partai Gerindra melakukan politik transaksional tanpa sepengetahuan Demokrat.

Andi Arief mengatakan apa yang dikatakannya benar. Dia juga menekankan pernyataannya itu berdasarkan data yang akurat. "Demokrat dalam posisi diajak Jenderal Prabowo untuk koalisi. Diajak hlo ya. Kami tidak tawarkan siapa-siapa jadi cawapres, walau Pak Prabowo tawarkan AHY jadi wakil. Kami pun menyarankan agar dihitung matang-matang. Tapi hari ini kami dapat informasi ada politik transaksional yang berada dalam ketidaktahuan kami," tegas Andi Arief.

Andi Arief mengatakan info politik transaksional itu mengejutkan. Sebab, kata dia, Demokrat selama ini tidak pernah selingkuh dengan bertemu partai selain partai koalisi Prabowo.

"Makanya saya sebut Jenderal Kardus. Jenderal Kardus itu jenderal yang enggak mau mikir, uang segalanya," kata Andi. Meskipun demikian Andi mengaku menghargai niat baik Prabowo untuk datang ke kediaman SBY Kamis pagi nanti.

Sumber : Antara