Tolak Prabowo, Ustaz Somad Ingin Berdakwah sampai Mati

Ustaz Abdul Somad (UAS) memberikan tausiyah pada acara Tabligh Akbar di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (11/7/2018). (Antara Foto - Muhammad Iqbal)
08 Agustus 2018 15:50 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, TANJUNGPINANG – Dai muda kondang, Ustaz Abdul Somad, akhirnya keluar dari bursa bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto untuk Pilpres 2019.

Abdul Somad merupakan satu dari dua nama yang direkomendasikan GNPF Ulama untuk dipilih Prabowo sebagai bakal cawapresnya. Satu nama lainnya adalah Ketua Dewan Syuro PKS, Salim Segaf Al-Jufri.

Namun, saat berceramah di Lapangan Pamedan, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (7/8/2018) malam, Ustaz Somad menegaskan akan tetap berada di panggung dakwah, bukan panggung politik.

"Kakek saya ingin saya menjadi pendakwah. Saya tidak akan maju ke panggung politik," kata Ustaz Somad seperti diberitakan Suara.com, Rabu (8/8/2018)

Dalam ceramah yang disaksikan ribuan umat di Tanjungpinang itu, Ustaz Somad mendoakan Kepri diberkahi agar bisa membangun lokasi dakwah yang bisa dijejali ribuan umat. "Insya Allah kita semua dimuliakan. Betul kata Pak Gubernur, Tanjungpinang itu kalau ada dangdut biasanya tak ramai umat, tapi kalau ada tausiah seperti ini sangat banyak umat yang hadir. Mari kita mendoakan kota ini diberikan tanah yang luas dan lebar untuk tabligh akbar, biar tak ada lagi yang berdiri di pokok pohon," seloroh Ustaz Somad.

Terkait isu politik yang kian berkembang, saat menyampaikan tausiah di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Ustaz Somad juga menegaskan akan tetap menjadi ustaz sampai mati. “DPD, Presiden dan Wakil Presiden, oh udah terbaca ternyata Ustaz Abdul Somad ini ujung-ujungnya berkampanye. Tidak, saya tak kampanye saja dipilih orang, saya sampai mati menjadi ustaz tak usah ragu,” kata Ustaz Somad, Selasa pagi.

Sumber : Suara.com