Fadli Zon Sebut Cawapres Prabowo Diputuskan 2 Hari Lagi, Kok Beda?

Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon, menghadiri peresmian posko pemenangan Prabowo di Solo, Selasa (22/5 - 2018) malam. (Solopos/Nicolaus Irawan)
08 Agustus 2018 03:30 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan keputusan soal siapa cawapres yang akan mendampingi capres Prabowo Subianto akan diambil dalam dua hari lagi lagi atau Kamis (9/8/2018). Hal ini berbeda dari pernyataan politikus Gerindra lainnya, Arief Poyuono.

"Saya kira dalam dua hari ini, penentuan untuk pasangan cawapres dan juga kita sudah mempersiapkan visi misi sebagai bagian dari persyaratan nanti untuk di disampikan ke KPU," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Selasa (7/8/2018).

Hingga kini Fadli Zon optimistis akan tercapai kesepakan antara PAN, PKS, dan Demokrat untuk sosok cawapres pendamping Prabowo. "Supaya semua orang nanti bisa menerima, berbagai macam alasan tentu kita membuat formasi dari pasangan capres-cawapres ini adalah pasangan formasi untuk bisa menang,” ujarnya.

Hanya saja, Fadli Zon mengingatkan bahwa pemilih lebih berorientasi pada capresnya. Wakil Ketua DPR itu mengakui bahwa proses pemilihan cawapres untuk Prabowo membutuhan proses yang sangat panjang. Menurutnya, prosesnya meliputi demokrasi akomodasi politik dan musyawarah.

“Memang musyawarah itu bisa saja cukup panjang bisa saja melelahkan tapi saya kira ini jalan yang harus ditempuh supaya semua pihak merasa semua usaha itu dilakukan sampai cukup pada limitnya," katanya.

Sejumlah nama yang sering disebut-sebut sebagai cawapres untuk Prabowo adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Anies Baswedan dan Salim Segaf Aljufri.

Di sisi lain, Arief Poyuono mengatakan cawapres pendamping Prabowo akan diumumkan pada Rabu (8/8/2018). Angka ini dinilai cantik karena terkait cita-cita Prabowo sebagai Presiden ke-8 RI. Namun, mereka baru akan menyerahkan formulir pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat (10/8/2018).