Cuma Mau Abdul Somad, PAN Tolak AHY Jadi Cawapres Prabowo

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan keterangan pers seusai pertemuan di Jl Kertanegara, Jakarta, Senin (30/7 - 23018). (Antara / Sigid Kurniawan)
07 Agustus 2018 20:33 WIB John Andhi Oktaveri Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Partai Amanat Nasional (PAN) secara terang-terangan mengemukakan keberatannya kalau Prabowo Subianto memilih Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atau Salim Segaf Al-Jufri menjadi calon wakil presiden (cawapres). PAN hanya bersedia menerima Ustaz Abdul Somad.

Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan memilih Ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai jalan tengahnya. Sebab, kata dia, UAS bukan dari kalangan partai.

"Kalau Pak Prabowo ngambil Salim Segaf misalnya, ya kami tidak setuju, atau ngambil AHY pasti kami tidak setuju. Itu sudah hampir pendapat umum dari seluruh provinsi (DPW)," kata Yandri di Kompleks Parlemen, Selasa (7/8/2018).

Anggota DPR dari daerah pemilihan Banten II itu berharap agar Abdul Somad berubah pikiran sehingga bersedia mendampingi Prabowo. Pasalnya, Abdul Somad pernah mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki niatan untuk maju di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. "Kalau kemarin dia tidak mau. Bisa jadi dalam satu dua hari ini dia ada perubahan," kata sekretaris Fraksi PAN di DPR tersebut.

Dia optimistis bahwa Abdul Somad bisa diterima Partai Keadilan Sejahtera (PKS) maupun Partai Demokrat. "Kalau masih ada tersedia waktu masa pendaftaran masih terbuka, segala kemungkinan," ujar anggota komisi I DPR tersebut.

Abdul Somad merupakan salah satu tokoh yang direkomendasikan ijtimak ulama untuk menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto. Selain Ustaz Abdul Somad, ijtimak ulama juga merekomendasikan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri.

Tokopedia