Dramatis, Begini Evakuasi Korban Gempa di Masjid Lombok

Tim Basarnas bersama TNI mengevakuasi korban gempa bumi di Masjid Jabal Nur, Desa Lading-Lading, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Selasa (7/8 - 2018) pagi. (Twitter/@Sutopo_PN)
07 Agustus 2018 15:45 WIB Ginanjar Saputra Nasional Share :

Solopos.com, LOMBOK UTARA — Proses evakuasi korban gempa bumi di Masjid Jabal Nur, Desa Lading-Lading, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih berlangsung hingga Selasa (7/8/2018). Dari evakuasi pada Selasa itu, sudah dievakuasi empat korban yang salah satunya selamat dari maut.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengunggah video di akun Twitternya yang menunjukkan proses evakuasi korban gempa bumi yang tertimpa bangunan salah satu masjid di Lombok Utara tersebut. Ia mengabarkan proses evakuasi sudah menggunakan alat berat setelah sebelumnya sempat terkendala karena tak adanya alat yang memadai.

Tokopedia

Berdasarkan video yang ia unggah, ada satu korban yang selamat dari maut dan langsung dievakuasi tim SAR gabungan. "Alhamdulillah ada korban yang bisa diselamatkan dari masjid yang roboh diguncang gempa 7 SR di Desa Lading-Lading, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara," ungkap Sutopo.

Namun duka tak bisa dhindari, korban gempa bumi di Masjid Jabal Nur, Desa Lading-Lading itu ada yang tak mampu selamat dari maut. Sutopo membeberkan ada tiga korban meninggal dunia dalam evakuasi pada Selasa (7/8/2018).

"Tim Basarnas bersama TNI dan Polri masih terus evakuasi korban tertimpa masjid yang roboh di Desa Lading-Lading, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Tiga tewas dan satu selamat per 7/8/2018 pukul 09.00 WIB," jelasnya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB itu juga menambahkan proses evakuasi masih berlangsung hingga Selasa siang. Sedangkan berdasarkan laporan langsung yang ditayangkan Kompas TV, sekitar pukul 13.00 WIB, masih ada sekitar 30 korban gempa bumi yang belum bisa diselamatkan dari reruntuhan Masjid Jabal Nur di Desa Lading-Lading.

Dikabarkan Solopos.com sebelumnya, para korban gempa bumi di salah satu masjid di Lombok Utara itu tertimpa bangunan masjid saat melaksanakan ibadah salat isya. Bangunan masjid ambruk menimpa jemaah masjid yang kondisinya hampir rata dengan tanah.