2019, Pemerintah Mulai Siapkan Dana Khusus Kebudayaan

Mendikbud Muhadjir Effendy (Antara/Jeremias Rahadat)
06 Agustus 2018 15:21 WIB Nasional Share :

Solopos.com, BANDA ACEH — Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai menyiapkan dana khusus untuk kebudayaan pada 2019.

Anggaran untuk kebudayaan berbentuk dana alokasi khusus (DAK) tersebut baru kali pertama disediakan pemerintah. Demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy di sela-sela pembukaan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Minggu (5/8/2018) malam seperti dilansir Antara, Senin (6/8/2018).

"Pada 2017 Pemerintah Indonesia telah mengesahkan Undang Undang tentang kebudayaan guna memajukan kebudayaan secara nasional di Tanah Air," katanya, Minggu. Sejak Indonesia Merdeka pada 73 tahun lalu, baru saat ini memiliki UU tentang Kebudayaan. Selanjutnya pada 2019 bidang kebudayaan akan punya anggaran tersendiri.

"Insyaallah pada 2019 kebudayaan memiliki anggaran tersendiri yaitu dana alokasi khusus [DAK] untuk kebudayaan. Jadi kebudayaan mendapat posisi strategis di masa mendatang," kata dia. Pengalokasian anggaran tersebut juga bagian dari meningkatkan kebudayaan, baik dalam pengelolaan dan penyelenggaraan seperti yang dilakukan Aceh saat ini yakni PKA ke-7. Ia meyakini perhatian adanya khusus akan menjadikan kebudayaan mempunyai posisi strategis di masa mendatang, baik dalam penganggaran dan penyelenggaraan.

Mendikbud juga mengapresiasi PKA ke-7 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Aceh dan kabupaten/kota. Menurut dia, masyarakat Aceh sangat menjunjung tinggi budayanya. Dalam kesempatan Mendikbud menyampaikan permohonan maaf Presiden, Joko Widodo, tidak dapat hadir membuka acara lantaran tidak dapat meninggalkan Ibu Kota.

Pelaksana tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan terima kasih kepada Mendikbud yang telah membuka secara resmi Pekan Kebudayaan Aceh ke-7 yang dilaksanakan di provinsi ujung paling barat Indonesia itu. "Pemerintah Aceh sangat berkepentingan merawat adat dan budaya karena merupakan bagian dari identitas bangsa," katanya.

 

Sumber : Antara.com