Tolak Layani Pengemudi Becak, Siswi Kelas 1 SMP Digorok

Ilustrasi pemerkosaan. (Solopos/Whisnupaksa Kridangkara)
04 Agustus 2018 22:17 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, DELI SERDANG -- Sebuah aksi kekerasan yang diawali upaya pelecehan seksual terjadi di Kutalimbu, Deli Serdang, Sumatra Utara. Pelaku menganiaya korbannya yang masih anak-anak karena permintaaannya melakukan hubungan seks lewat mulut ditolak.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (31/7/2018) malam pukul 20.00 WIB. Korban adalah seorang remaja putri berinisial MKT, 13, seorang pelajar kelas I SMP, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, diperkosa dan dianiaya pemuda, Selasa (31/7/2018) malam. Saat itu, korban melawan saat diperkosa pelaku.

Tokopedia

Aksi keji itu terjadi di kawasan kebun sawit Dusun Namo Rindang, Desa Suka Dame. Awalnya, pada Selasa sore, MKT berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi ke warung internet. MKT menumpangi becak Rudi untuk pergi ke warnet.

Namun, Rudi justru tak mengantar MKT ke warnet. Dalam perjalanan, Rudi membelokkan arah bentornya ke ladang sawit. Di ladang itulah Rudi melakukan aksinya.

Korban berhasil selamat setelah ditolong seorang warga bernama Tia yang melintas di Jl Suka Dame antara Desa Suka Dame dan Namo Rindang, Kecamatan Kutalimbaru. Tia mendengar teriakan korban minta tolong. Korban ditemukan tergeletak dengan leher terluka akibat digorok.

Korban sempat dibawa ke Puskesmas Pancur Batu. Namun karena kondisi korban semakin lemah, kemudian dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan.

Dari pengakuan korban kepada petugas, pelakunya berinisial RD, 30, warga Dusun Al, Desa Bintang Meriah Dusun III, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.

Polisi pun bertindak cepat menangkap si pelaku. Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu, Kamis (2/8/2018) lalu, mengatakan pelaku ditangkap hari itu pukul 16.00 WIB. Sebelumnya, keluarga korban melaporkan kasus itu ke polisi.

Pelaku, menurut dia, tidak melawan dan mengakui perbuatan yang dilakukan terhadap siswi SMP itu. "Kita sekarang mengembangkan kasus itu dan mencari barang bukti yang digunakan pelaku menggorok leher korban," ujar Martualesi.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita bentor bernomor polisi BK 6233 AAL dan sebilah pisau yang digunakan korban untuk melukai MKT.

Sumber : Antara, Suara.com