Calon Senator DPD Sekaya Konglomerat, KPK Baru Telusuri Setelah Terpilih

Ilustrasi surat suara (Bisnis/Dwi Prasetya)
04 Agustus 2018 05:30 WIB Adib Muttaqin Asfar Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis daftar LHKPN calon anggota DPD dari seluruh provinsi di Indonesia. Yang mengejutkan, di peringkat pertama total harta kekayaan yang dimiliki oleh salah satu calon anggota DPD mencapai Rp20.005.765.593.909.

KPK memang belum akan melakukan tindakan apapun terkait laporan ini. Namun, KPK mengisyaratkan akan menelusuri kekayaan itu jika yang bersangkutan sudah terpilih sebagai anggota DPD.

Kekayaan senilai lebih dari Rp20 triliun tersebut dimiliki oleh calon anggota DPD asal Papua, Wilhelmus Rollo, dan nilainya berjarak cukup jauh dari pesaing terdekatnya. Bahkan, politikus kondang Oesman Sapta Odang hanya menempati posisi tiga dengan total kekayaan Rp449.490.497.196.

Terkait dengan harta kekayaan milik Wilhelmus Rollo, Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK, Cahya Hardianto Harefa mengatakan KPK akan menentukan langkah selanjutnya untuk mendalami harta kekayaan tersebut, tidak terkecuali dengan kegiatan pemeriksaan.

"Namun, untuk yang lebih jauhnya lagi, nanti setelah terpilih baru akan kita tentukan lebih lanjut untuk proses yang lebih jauh lagi atau pendalaman dari hal tersebut, termasuk kegiatan pemeriksaan," ujarnya di KPK, Jumat (3/8/2018).

Adapun, dalam laporan LHKPN KPK, pemilik harta dengan nilai terendah dimiliki oleh bakal calon dari Jambi, yakni Azim Antoni Norega Jais dengan total kekayaan Rp1.500.000

Berikut 10 nama dengan harta kekayaan terbanyak versi LHKPN KPK:
1. Wilhelmus Rollo (Papua): Rp20.005.765.593.909
2. Muhammad Aunul Hadi Idham Chalid (Kalimantan Selatan): Rp 474.232.668.000.
3. Oesman Sapta (Kalimantan Barat): Rp449.490.497.196.
4. M. Alzier Dianis Thabranie (Lampung): Rp97.973.928.000
5. Ramoy Markus Luntungan (Sulawesi Utara): Rp89.922.772.258
6. Edi K. P. Sambuaga (Maluku): Rp83.977.354.055
7. Yorrys Raweyai (Papua): Rp74.785.616.108
8. Ida Jaya (Lampung) Rp72.475.000.000
9. Asmawati (Sumatera Selatan): Rp66.304.545.764
10. Hilda Manafe (Nusa Tenggara Timur): Rp57.467.884.909

Daftar nama bakal calon anggota legislatif Dewan Pemimpinan Daerah (DPD) yang telah melapor LHKPN ke KPK dapat dilihat di situs www.kpk.go.id/id/pantau-pilkada-dpd.

LHKPN merupakan salah satu syarat wajib dari KPU untuk para caleg DPD. KPK telah membuka loket khusus pendaftaran LHKPN mulai dari 4 hingga 19 Juli 2018.

Tokopedia
Kolom 19 hours ago

Krisis Penalaran