Ada 24.000 Pencarian KBBI Daring Setiap Hari

Ilustrasi KBBI daring (Dokumen)
03 Agustus 2018 15:17 WIB Ayu Prawitasari Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Kemendikbud mencatat ada 24.000 pencarian Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring versi 5 per hari.

KBBI versi 5 daring diluncurkan pada Oktober 2016 lalu. Sejak diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), pencari dan pengguna kamus besar tersebut mencapai lebih dari 21 juta orang. Demikian disampaikan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dadang Sunendar, dalam pembukaan Seminar Leksikografi Indonesia (SLI) 2018 di Jakarta, Rabu (1/8/2018).

“Sejak diluncurkannya pada 21 bulan yang lalu, jumlah pencarian sampai saat ini lebih dari 21 juta. Penggunanya bertambah terus,” terang Dadang. Berdasarkan catatan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkoinfo) dengan melihat alamat dari laman pemerintah go.id, sampai hari alamat laman kbbi.kemdikbud.go.id masih menjadi nomor satu di Indonesia.

“Kalau dilihat rata-rata sekarang 23.000 sampai 24.000 pencarian per hari dilakukan oleh semua, ya warga Indonesia maupun asing. Tentunya paling banyak Indonesia. Ini semua hanya bisa terjadi di dunia digital,” ungkap dia seperti dilansir laman Kemendikbud.go.id, Rabu (3/8/2018).

SLI mengambil tema Leksikografi di Era Digital. Tema ini dianggap sangat relevan karena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informasi, sangat mewarnai kehidupan masyarakat. “Dapat dikatakan, tidak ada satu aspek kehidupan pun sekarang ini yang tidak bersentuhan dengan teknologi,” tutur dia. Melalui penyelenggaraan SLI, Dadang berharap ada masukan tentang cara penggunaan KBBI sehingga aplikasi daringnya semakin menarik.