Api Diduga dari Wisatawan, Kebakaran di Gili Lawa Bikin Geram

Kebakaran di Gili Lawa (Istimewa/Instagram).jpg
03 Agustus 2018 10:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Kebakaran di Gili Lawa, kawasan Taman Nasional Kamodo, Nusa Tenggara Timur, Rabu (1/8/2018) malam WIT membuat geram. Api diduga berasal wisatawan.

"Ini kok geregetan yaa tau gili lawa kebakaran gegara kembang api??? Tour leadernya ini ngapaaaiiiinnnnn," kicau @ansfrdsa.

Tokopedia

Banyak warganet yang menyayangkan insiden tersebut dapat terjadi. "Gili Lawa Indah Banget Itu Asli Yang Tadinya Hijau Sekarang Jadi Hitam Karena Abis Kebakaran :(((," cuit @Dwiandhikarr.

Meski telah berselang hari, pembicaraan tentang Gili Lawa masih menjadi topik hangat warganet. Dilaporkan Antara, Jumat pagi, Gili Lawa menjadi trending topic di Indonesia dengan lebih dari 5.000 kicauan.

Tak sedikit warganet yang mengutuk ulah wisatawan yang merusak keindahan Gili Lawa. "Saya mengecam dan mengutuk siapapun yang terlibat di dalam kebakaran Gili Lawa," cuit @yoanukidos.

Ada pula yang menuntut para penegak hukum untuk menindak pelaku dengan tegas. "Miris banget liat berita Gili Lawa yang kebakaran. Stupid traveller. You really an idiot traveller damn - whoever did this, deserves a serious punishment," kicau @pragsoffcl6.

Beredar kabar di dunia maya sebelum kebakaran terjadi ada aktivitas wisatawan lokal yang tergabung dalam sebuah agen perjalanan melakukan sesi foto pre-wedding dengan membakar kembang api. Informasi lain yang beredar, kebakaran disebabkan karena wisatawan membuang puntung rokok sembarangan di sekitar area tersebut.

Sementara itu, dari akun Instagram @Indonesiajuaratrip, yang merupakan agen travel dari perjalanan wisata tersebut, diketahui bahwa tour leader perjalanan wisata tersebut kini dalam pemeriksaan polisi.

"Menindak lanjuti kabar yang beredar terkait salah satu trip kami yang diduga lalai dalam menjaga aktifitas tamu dalam berwisata yang menyebabkan kebakaran di Gili Lawa, saat ini yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan polisi," tulis Public Relation Indonesia Juara dalam Stories yang diunggah Jumat pagi.

"Dan bila terbukti benar, berdasarkan pemeriksaan terbukti bersalah, kami selaku pihak perusahaan akan melakukan tindakan keras sampai ke tahap pemecatan," tambah @indonesiajuaratrip.

Akun Instagram @Indonesiajuaratrip langsung diserbu warganet yang geram dan menuntut pertanggungjawaban.

Sumber : Antara