Iran Sebut Donald Trump Tak Bisa Dipercaya

Presiden Iran, Hassan Rouhani (Cnn.com)
01 Agustus 2018 16:30 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, SOLO – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan kesediaannya bertemu dengan pemimpin Iran tanpa syarat apapun. Pernyataan itu dilontarkan setelah memperingatkan Iran dengan sanksi berat dari Amerika Serikat.

Tapi, niat Donald Trump itu tidak mendapatkan respons yang baik dari Presiden Iran, Hassan Rouhani. Dikutip dari BBC, Rabu (1/8/2018), Menteri Dalam Negeri Abdolreza Rahmani Fazli, mengatakan Iran tidak bisa berunding dengan Donald Trump karena tidak bisa dipercaya.

Tokopedia

Wakil Ketua Parlemen Iran, Ali Motajhari, mengatakan, Iran bersedia berunding dengan Amerika Serikat jika mereka tidak keluar dari kesepakatan nuklir. Akar masalah antara Donald Trump dan Hassan Rouhani adalah keputusan Amerika Serikat keluar dari kesepakatan nuklir. Keputusan itu membatasi aktivitas nuklir Iran sebagai balasan atas pencabutan sejumlah sanksi internasional.

Setelah mundur dari kesepakatan itu, Amerika Serikat bersiap-siap memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran beberapa hari mendatang. Padahal, keputusan tersebut ditentang oleh Inggris, Prancis, Tiongkok, Rusia, dan Jerman, yang ikut menandatangani kesepakatan nuklir dengan Iran pada 2015. Selain masalah nuklir, Amerika Serikat mencurigai aktivitas Iran di Timur Tengah. Sebab, Amerika Serikat merupakan sekutu dari Israel dan Arab Saudi yang termasuk musuh Iran.

Selama ini, Donald Trump dan Hassan Rouhani sering terlibat dalam perang kata-kata. Donald Trump sering mencuitkan kritikan tajam kepada Hassan Rouhani. Tak mau kalah, Hassan Rouhani menyebut konflik dengan Iran dapat memicu perang di dunia.