Wanita Filipina Dibanting Karyawan McDonald Gara-Gara Minta Soda

Perkelahian di McDonald Las Vegas, Nevada, AS. (Instagram/nextshark)
01 Agustus 2018 04:00 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, LAS VEGAS — Sabrinah Fontelar, 24, wanita asal Filipina mengalami kisah tragis setelah memaksa diberikan soda gratis kepada pegawai McDonald di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat (AS). Sabrinah Frontelar yang mengamuk di salah satu restoran cepat saji itu dihajar salah satu pegawai, Erika Chavolla, 24, yang tersulut emosinya.

Kejadian kurang menyenangkan itu terekam mata lensa kamera ponsel milik salah satu pengunjung McDonald tersebut dan menjadi viral di media sosial. Pada rekaman video yang beredar, tampak Sabrinah mengamuk dan melemparkan segelas minuman ke arah Erika yang merupakan pegawai di restoran tersebut.

 

A post shared by NextShark (@nextshark) on Jul 28, 2018 at 10:46pm PDT

Erika yang tersulut emosinya langsung mendatangi Sabrinah dan menghajarnya. Kisah tragis belum berhenti sampai di situ, Erika juga membanting Sabrinah ke salah satu meja dan menghajarnya habis-habisan.

Dikutip dari Solopos.com dari Dailymail.co.uk, Selasa (31/7/2018), peristiwa itu terekam kamera milik seorang wanita bernama Marie Dayag. Kisah tragis tersebut terjadi pada Rabu (25/7/2018).

Dayag menjelaskan pertengkaran itu terjadi karena Sabrinah memaksa pegawai McDonald untuk memberikannya minuman soda gratis. "Ini terjadi di McDonald. Wanita itu [Sabrinah] meminta gelas dan pegawai mematikan mesin soda karena tidak ingin Sabrinah mengambil minuman soda tanpa membayar," ungkapnya.

Sementara itu, Erika mengaku menghajar Sabrinah karena sudah tak tahan dengan kelakuannya yang mengamuik di restoran tempatnya bekerja. "Dia [Sabrinah] sudah sangat gila dan tak terkendali," ujar Erika.

Setelah mengalami kisah tragis itu, Sabrinah yang dianggap sebagai sumber kekacauan kini ditahan polisi setempat. Sabrinah akan menjalani persidangannya dalam waktu dekat.