Haji 2018: PPIH Sweeping Sandal Calhaj di Masjid Nabawi

Peziarah di kawasan Jabal Uhud, Selasa (31/7 - 2018). (Solopos/Syifaul Arifin)
01 Agustus 2018 13:40 WIB Syifaul Arifin Nasional Share :

Solopos.com, MADINAH -- Seluruh jemaah calon haji (calhaj) gelombang l sudah berada di Madinah, Rabu (1/8/2018). Mereka kebanyakan mengisi kegiatan dengan salat fardu di Masjid Nabawi.

Cuaca yang panas membuat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengingatkan jemaah untuk selalu memakai sandal ketika pulang dari Masjid Nabawi. Bahkan, PPIH sampai melakukan sweeping terhadap calhaj Indonesia yang tak membawa alas kaki.

Tokopedia

Kepala Sektor Khusus Masjid Nabawi, Jasaruddin F. Makka, saat ditemui Solopos.com, seusai Subuh, Rabu, menuturkan cuaca yang panas membuat jalanan menjadi panas. Jika calhaj pulang ke hotel tanpa alas kaki bisa melepuh.

PPIH mendapati kasus kaki melepuh yang menimpa jemaah Indonesia. "Biasanya sandalnya hilang atau dibawa teman lalu terpisah," kata Jasaruddin.

Kemenag dan Kemenkes menyediakan sandal pengganti untuk calhaj. Bahkan, petugas PPIH sampai melakukan sweeping terhadap calhaj yang tak memakai sandal saat keluar dari masjid.

PPIH pernah mengeluarkan sandal sampai 95 pasang dalam satu hari. Pernah juga memberikan sandal 10 pasang. PPIH berjaga di dekat pintu 21 Masjid Nabawi.

Jasaruddin menyebut calhaj gelombang l sudah masuk Madinah pada Senin (30/7/2018). Dari 242.000 calhaj Indonesia, sekitar separuh masuk gelombang l.

Selama lebih dari sepekan, mereka beribadah yakni salat fardu sebanyak 40 kali di Masjid Nabawi. Di samping itu, manajemen hotel menyediakan fasilitas berziarah ke sejumlah tempat.

Misalnya pada Selasa (31/7/2018), sebagian jemaah dari Soloraya berziarah ke Masjid Quba, Bukit Uhud, toko dan kebun kurma, dan Masjid Qiblatain. Menurut Jasarudin, ziarah itu fasilitas hotel yang diberikan secara cuma-cuma.

Pada musim haji ini juga beredar hoaks soal calhaj yang mengalami kecelakaan di jalan Madinah. Dalam video yang diterima seorang calhaj Karanganyar, Hirman, memperlihatkan calhaj yang disebut dari Indonesia terluka karena ditabrak kendaraan di jalan Madinah.

Ketika Solopos.com meminta konfirmasi ke PPIH, Jasarudin memastikan kasus itu terjadi tahun lalu. Kecelakaan terjadi di kawasan yang agak jauh dari Masjid Nabawi.

Tahun ini, calhaj mendapatkan hotel di kawasan Markasiyah di sekeliling Masjid Nabawi. Paling jauh, kata Jasarudin, letak hotel sekitar 750 meter dari masjid.