Dianggap Tak Bermutu, Polisi Larang Aksi Keke Challenge

Ria Ricis saat melakukan Keke Challenge (Youtube)
01 Agustus 2018 00:10 WIB Chelin Indra Sushmita Nasional Share :

Solopos.com, SOLO – Tren Keke Challenge tersebar ke penjuru dunia, tak terkecuali Indonesia. Tantangan ini dilakukan dengan cara berjoget mengikuti irama lagu In My Feelings milik Drake. Namun, polisi melarang masyarakat Indonesia melakukan tantangan itu karena dianggap membahayakan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Mohammad Iqbal, mengatakan Keke Challenge melanggar Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (UU LLAJ). "Yang jelas Keke Challenge itu dilarang ya, kita akan lakukan penindakan. Bisa dikenai denda maksimal Rp750.000 atau kurungan tiga bulan," terang Karo Penmas Divhumas Polri, Mohammad Iqbal.

Larangan itu dibuat karena polisi menganggap Keke Challenge sebagai aksi berbahaya. Dikutip dari Bisnis.com, Selasa (31/7/2018), Mohammad Iqbal menyebut Keke Challenge tidak ada manfaatnya. Malahan, menurutnya aktivitas tersebut memicu kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

"Lagi pula Keke Challenge kan tidak ada untungnya juga. Masak buka pintu langsung joget. Pakai handphone saja dilarang. Kalau mau joget sebaiknya di tempat senam saja. Jangan di kalan raya, kan ada aturannya," tegas Mohammad Iqbal.

Mohammad Iqbal menambahkan, pihak kepolisian bakal menindak tegas orang yang melakukan Keke Challenge di jalan raya. "Kami ingin semua pengguna jalan selamat. Karena ketika ada kecelakaan akan ada efeknya dominonya," tambahnya.

Keke Challenge dilakukan oleh penumpang kendaraan roda empat yang duduk di samping sopir. Dia bakal keluar dalam keadaan mobil berjalan pelan sambil berjoget mengikuti irama lagu In My Feelings. Si sopir yang menyetir akan merekam tarian yang dilakukan si penumpang. Selama pemain berjoget, pintu mobil di biarkan terbuka. Setelah selesai, pemain bakal masuk ke dalam mobil lagi.

Kini, pihak kepolisian khususnya di daerah giat mengimbau masyarakat agar tidak melakukan Keke Challenge di jalan raya. Seperti Polresta Solo yang mengunggah video lucu berisi imbauan agar masyarakat tidak melakukan aksi konyol tersebut.