Tak Cuma Kambing, Sapi Juga Diperkosa hingga Mati

Rangkaian foto menunjukkan penanganan Palang Biru India terhadap sapi yang diperkosa Muthu, wajah Muthu dan dokumen terkait kasus aneh itu. (ibtimes.co.uk)
31 Juli 2018 18:32 WIB Rini Yustiningsih Internasional Share :

Solopos.com, MUMBAI -- Kasus pemerkosaan kambing bunting yang dilakukan delapan pria di India, Rabu (25/7/2018)  di Distrik Mewat, Haryana, India membuat orang geleng-geleng kepala.

Ternyata jauh sebelumnya pada November 2013 juga pernah terjadi kasus pemerkosaan terhadap binatang, yakni sapi. Muthu tak dapat menahan nafsu birahinya saat melihat sapi.

Tokopedia

Dikutip dari weirdasianews.com, kisah unik dan tak lazim ini terjadi di Tamil Nadu, India Selatan, dilakukan oleh Muthu berusia 50an tahun.

Aksi Muthu ini terpergok oleh Palang Biru India—sejenis Palang Merah namun khusus menangani hewan. Saat itu Muthu kedapatan memanjakan hasrat biologisnya dengan seekor sapi.

Sapi Terluka Diperkosa

Sapi yang sedang terluka itu memberontak sehingga Muthu terpaksa memaksanya. Insiden itu berawal kala Muthu melihat seekor sapi yang berjalan terhuyung-huyun karena lemas saat tengah menyeberangi rel.

Pemandangan di depan rumahnya itu rupanya membuat hasrat seksual Muthu tergiur. Muthu pun bergegas berlari dari rumah, mendorong sapi tersebut hingga terjatuh di rel lalu memperkosanya. Celaka bagi Muthu, tindakannya itu tepergok seorang sukarelawan Palang Biru.

Karena sang sukarelawan melihat gelagat aneh Muthu dari kejauhan, ia pun mendekat. Ia sontak terperanjat tatkala ia melihat Muthu benar-benar sedang menggauli sapi malang tersebut.

Muthu pun mendadak mati gaya. Ia berusaha mengelak dari tuduhan melakukan pemerkosaan terhadap sapi. Namun apa daya, kesaksian sang sukarelawan tak bisa disangkalnya. Sapi yang diperkosa Muthu itu pun mati di tempat.

Ujungnya, mau tak mau, Muthu harus berurusan dengan polisi setempat. Ia dikenai tuduhan melakukan perbuatan asusila di depan umum serta dakwaan melakukan kekerasan terhadap hewan.

Menurut salah seorang polisi setempat, Muthu akhirnya mengakui perbuatannya dan diwajibkan melakukan ritual permintaan maaf kepada sapi.

Ritual itu harus dilakukan karena di India sapi merupakan hewan suci perlambang kendaraan dewa. Tak heran jika di banyak daerah di India, sapi-sapi dapat berkeliaran dengan bebas di jalanan.