Diguncang Gempa Bumi, Doa Mengalir Deras untuk Lombok

Kerusakan di Taman Nasional Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, NTB akibat gempa bumi, Minggu (29/7 - 2018) pagi. (Twitter/@infoBMKG)
29 Juli 2018 12:35 WIB Ginanjar Saputra Nasional Share :

Solopos.com, LOMBOK -- Gempa bumi mengguncang sebagian wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (29/7/2018) sejak pagi hingga siang. Gempa bumi tektonik tersebut menelan korban jiwa tak kurang dari 10 orang.

Bencana tersebut kemudian memicu rasa iba dan ucapan doa pun mengalir deras dari netizen di media sosial. Di media sosial Twitter, Lombok sebagai salah satu wilayah terparah yang dilanda gempa bumi itu menjadi trending topic.

Lombok menjadi trending topic di Twitter.

Tak kurang dari 20.000 kicauan mengenai Lombok menggema di Twitter. Kebanyakan netizen melontarkan ucapan duka cita dan berdoa agar semua orang di wilayah terdampak gempa bumi diberikan keselamatan dan gempa bumi segera mereda. "Semoga tetap dalam lindunganNya, aamiin #lombok," ungkap pengguna akun Twitter  @Werkudara13.

"Turut berduka cita yg sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban jiwa dan luka diakibatkan oleh gempa bumi 6,4 SR di Lombok pukul 05:47:39. Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia," tulis pengguna akun Twitter @Achmed_Cooper.

"Semoga kawan-kawan di Lombok, selalu dalam lindungan-Nya. Dan berharap tidak ada gempa susulan lagi. Kawan-kawan pendaki agar selalu hati-hati Tuhan bersama kita," imbuh pengguna akun Twitter @zazal_ghiffari.

Dikabarkan Solopos.com, gempa bumi pertama berkekuatan 6,4 skala Richter mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (29/7/2018) pukul 06.47 Wita. Tercatat ada 10 orang meninggal dunia hingga pukul 09.45 WIB.

Melalui Twitter, BMKG menyatakan belum bisa memprediksi apakah gempa bumi susulan masih akan terjadi atau tidak. Masyarakat diimbau tak mempercayai kabar tentang prediksi gempa bumi susulan karena memang belum ada alat yang mampu memprediksi waktu dan lokasi gempa bumi.