Suap LP Sukamiskin: KPK Geledah 4 Lokasi, Termasuk Rumah Inneke Koesherawati

Inneke Koesherawati seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (21/7 - 2018). (Antara / Rivan Awal Lingga)
26 Juli 2018 20:07 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, BANDUNG -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (25/7/2018), menggeledah empat lokasi dalam penyidikan kasus suap kepada penyelenggara negara terkait pemberian kasus suap pemberian fasilitas, perizinan, dan lainnya di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas 1 Sukamiskin, Bandung.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/7/2018), menyebutkan empat lokasi yang digeledah masing-masing rumah Inneke Koesherawaty di Menteng Jakarta Pusat, LP Klas 1 Sukamiskin, rumah Hendry di Rancasari Bandung, dan rumah Kepala LP Sukamiskin Wahid Husein di Bojongsoang Bandung.

"Penggeledahan dilakukan selama 14 jam mulai pukul 09.00-23.00 WIB. Di LP Klas 1 Sukamiskin, KPK menggeledah ruang Kepala Lapas dan staf Lapas," ungkap Febri.

Sementara itu, dari tiga lokasi lainnya, KPK menyita dokumen masing-masing dari rumah Inneke dan Wahid serta mobil dari rumah Hendry. Dalam penyidikan kasus itu, KPK sedang mendalami arahan tersangka Fahmi Darmawansyah dalam pemesanan dan pembelian mobil yang kemudian diberikan sebagai suap Wahid Husein.

Untuk mendalami hal itu, KPK pada Selasa (24/7/2018) memeriksa Inneke yang merupakan istri dari Fahmi Darmawansyah. "Pada saksi Inneke diperdalam informasi tentang arahan tersangka Fahmi Darmawansyah terkait dengan pemesanan dan pembelian mobil yang kemudian diberikan pada tersangka Wahid Husein," kata Febri.

Namun, Febri belum bisa menjelaskan lebih lanjut apakah Inneke mengetahui pembelian mobil itu untuk diberikan kepada Wahid Husein.

"Kami belum bisa menyampaikan informasi terkait dengan teknis penyidikan tersebut, tetapi yang pasti posisi Inneke sampai saat ini adalah saksi dan kami harap saksi juga bicara dengan benar sejujur-jujurnya," ujar Febri.

Sumber : Antara