Pilih Prabowo, SBY Ungkap Sulitnya Demokrat Gabung Koalisi Jokowi

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Presiden Jokowi dalam Rapimnas Partai Demokrat di Sentul International Convention Center, Bogor, Sabtu (10/3 - 2018). (Antara/Yulius Satria Wijaya)
25 Juli 2018 04:30 WIB Adib Muttaqin Asfar Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Sempat dikabarkan membuka kemungkinan untuk bergabung dengan koalisi partai politik (parpol) pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Partai Demokrat akhirnya memutuskan bergabung dengan koalisi Prabowo Subianto. Padahal, peluang untuk bergabung dengan Jokowi cukup besar mengingat DPD Demokrat Jatim memutuskan dukungan ke calon petahana itu.

Langkah Demokrat bergabung dengan Partai Gerindra itu dihasilkan dalam pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Prabowo di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018) malam. Saat ditanya wartawan soal masih tidaknya kemungkinan Demokrat ke kubu Jokowi, SBY bercerita tentang hambatan yang dia hadapi.

Tokopedia

Menurutnya, semula peluang bergabungnya Demokrat ke kubu Jokowi muncul sejak satu tahun terakhir. Bahkan, kata SBY, Jokowi sendiri menginginkan Demokrat bergabung ke koalisi pemerintah.

"Saya berkomunikasi dengan Pak Jokowi sudah satu tahun, untuk menjajaki kemungkinan koalisi. Pak Jokowi berharap kami ada di dalam," kata SBY dalam konferensi pers bersama Prabowo seusai pertemuan di rumahnya itu.

Namun, kata SBY, dirinya dan Demokrat menemui rintangan untuk masuk ke koalisi itu. Namun, SBY enggan menyebutkan rintangan yang dia maksudkan itu.

"Kami menyadari ada rintangan dan hambatan menuju koalisi itu, tidak perlu saya sampaikan secara detail," ungkap SBY.

SBY hanya mengatakan bahwa untuk mencapai kesepakatan koalisi, semua pihak harus memiliki kepercayaan dan saling menghargai. Dalam hal itulah hambatan yang dia maksudkan tersebut muncul jika menuju koalisi Jokowi.

Beberapa waktu lalu, Jokowi menghadiri Rapimnas Partai Demokrat di Sentul International Convention Center, Bogor, tepatnya Sabtu (10/3/2018) lalu. Momen itu menjadi penanda terbukanya komunikasi Jokowi dan kubu Demokrat. Tak hanya itu, berikutnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan pertemuan informal dengan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, di gerai Markobar, Transmart Pabelan, Sukoharjo.