Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini: 24 Juli 1977, Perang Libya-Mesir Berakhir

Para tentara Libya berfoto di dekat bangkai pesawat tempur milik Mesir di masa Perang Libya/Mesir, 1977. (Acig.org)
24 Juli 2018 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Bermacam-macam peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 24 Juli. Berakhirnya Perang Libya-Mesir merupakan salah satu peristiwa yang terjadi pada 24 Juli.

Demi mengenangnya, Solopos.com merangkum berbagai macam peristiwa itu dalam catatan peristiwa dunia hari ini, 24 Juli, yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org.

Tokopedia

1148
Pada masa Perang Salib II, pasukan Prancis pimpinan Louis VII yang dibantu pasukan Kerajaan Yerusalem, Jerman, Flandria, dan Tentara Salib mengepung Kota Damaskus yang dikuasai pasukan muslim dari Dinasti Burid dan Dinasti Zengid. Pengepungan itu berlangsung selama lima hari dan berakhir dengan kemenangan pasukan muslim.

Ratu Skotlandia, Mary. (History-uk.com)

1567
Ratu Skotlandia, Mary, dipaksa turun dari takhtanya dan digantikan putranya yang masih berusia satu tahun, James VI. Mary dipaksa melepas kekuasaannya setelah menikah dengan pria yang dituduh telah membunuh suaminya.

1783
Kerajaan Georgia dan Kekaisaran Rusia menandatangani Perjanjian Georgievsk di Georgievsk, Rusia. Dari perjanjian itu, kedaulatan Georgia dijamin oleh Rusia. Selain itu, Rusia juga menjamin kekuasaan Dinasti Bagrationi di Georgia. Dengan begitu, Georgia bisa lepas dari bayang-bayang Persia yang telah menguasai Georgia bagian timur. Sebagai imbalannya, Georgia memberikan hak istimewa kepada Rusia. Setiap raja Georgia yang baru harus dilantik oleh tsar Rusia.

1823
Pertempuran Danau Maracaibo yang melibatkan pasukan Kolombia Raya dan pasukan Spanyol meletus di Danau Maracaibo, Venezuela. Pertempuran tersebut pecah setelah Kolombia Raya ingin meraih kemerdekaan penuh dari Spanyol. Pertempuran Danau Maracaibo berakhir dengan kemenangan pasukan Kolombia Raya.

Pemandian Mangli di Wonosobo pada 1928 yang kini menjadi objek wisata. (Wikimedia.org)

1825
Di tengah-tengah Perang Diponegoro, pemerintah Kesultanan Yogyakarta mendirikan Kabupaten Wonosobo. Kiai Moh. Ngampah, yang membantu Pangeran Diponegoro dalam perang, diangkat sebagai bupati pertama dengan gelar Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Setjonegoro.

1910
Pasukan Kesultanan Ottoman berhasil merebut Kota Shkoder di Albania dari cengkeraman para pemberontak. Peristiwa itu sekaligus mengakhiri pemberontakan di Albania yang berlangsung sejak Mei di tahun yang sama.

1923
Penjanjian Lausanne yang mengakhiri konflik antara Kesultanan Ottoman dengan Inggris, Prancis, Italia, Jepang, Yunani, dan Rumania ditandatangani di Lausanne, Swiss. Selain mengakhiri konflik tersebut, perjanjian itu juga mengakhiri kekuasaan Kesultanan Ottoman yang lantas digantikan Republik Turki.

1943
Inggris dan Amerika Serikat (AS) mulai membombardir Kota Hamburg di Jerman. Serangan tersebut berlangsung selama delapan hari tujuh malam. dan menewaskan sekitar 42.600 orang dan melukai 37.000 orang lainnya.

1977
Perang Libya-Mesir yang berlangsung selama tiga hari berakhir. Perang yang dipicu ketegangan politik itu berakhir setelah kedua negara tersebut sepakat untuk melakukan gencatan senjata.

2013
Sebuah kereta cepat tergelincir saat melintas di Santiago de Compostela, Spanyol dan menewaskan 78 orang. Kereta itu tergelincir karena melampaui batas kecepatan saat melewati perlintasan yang melengkung. Kereta yang seharunya melaju dengan kecepatan maksimal 80 km per jam itu justru meluncur dengan 190 km per jam.