Indonesia Raih 4 Medali Olimpiade Biologi Internasional

Ilustrasi medali (Times Higher Education)
24 Juli 2018 09:30 WIB Septina Arifiani Nasional Share :

Solopos.com, SOLO – Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI) kembali membawa kabar gembira dengan mempersembahkan empat medali perak di Olimpiade Biologi Internasional atau International Biology Olympiad (IBO) 2018. 

sebagaimana dilansir Kemdikbud.go.id, Selasa (23/7/2018), siswa Indonesia bersaing dengan 265 siswa dari total 68 negara peserta dalam IBO ke-19. IBO tahun ini berlangsung di Teheran, Iran, 15-20 Juli 2018.

Tokopedia

Keempat siswa Indonesia peraih medali dalam IBO 2018 adalah Samuel Kevin Pasaribu (SMA Unggul Del, Sumatera Utara), Syailendra Karuna Sugito (SMA Semesta BBS, Semarang), Aditya David Wirawan (SMAK 1 Petra, Surabaya) dan Silingga Metta Jauhari (8 DKI Jakarta).

IBO dibuka secara resmi dibuka pada Minggu (15/7/2018) oleh Menteri Pendidikan Republik Islam Iran di Teheran. Dalam pembukaan tersebut, Presiden IBO, Dr. Poonpipope Kasemsap, mengatakan selain berkompetisi, kolaborasi dan jejaring merupakan dua hal penting yang harus dibangun oleh saintis-saintis muda di masa yang akan datang.
Pada Selasa (17/7/2018), para peserta IBO mengerjakan empat topik praktikum selama masing-masing 1,5 jam. Empat topik tersebut yaitu Biologi Tumbuhan (Fisiologi dan adaptasi tumbuhan), Biokimia dan Biologi Molekuler (Isolasi protein, Biologi Hewan (Anatomi lintah dan pengamatan tungau), dan Ekologi dan Evolusi Mikroba.

Selanjutnya, Kamis (19/7/2018) para peserta mengerjakan dua set soal teori menggunakan komputer dengan total waktu pengerjaan selama enam jam. Seluruh tes dilakukan di Kampus Shahid Beheshti University, Teheran.

Tahun ini, tes praktikum dan tes teori dinilai lebih sulit ketimbang penyelenggaraan IBO sebelumnya. Selain itu, kondisi cuaca yang panas dan kering di Teheran turut menjadi tantangan tersendiri bagi siswa Indonesia dan pendamping. Dengan pencapaian ini, tradisi emas selama lima tahun berturut belum dapat dilanjutkan.

Siswa-siswa yang menjadi peserta IBO 2018 merupakan hasil seleksi berjenjang yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud mulai tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat nasional pada 2017 di Pekanbaru, Riau. Siswa-siswa terbaik hasil seleksi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) kemudian dibina oleh tim pengajar dan asisten dari Tim Olimpiade Biologi Indonesia. Dua siswa Indonesia: Syailendra Karuna Sugito telah diterima di Fakultas Kedokteran UI dan Silingga Metta Jauhari telah diterima di Fakultas Teknik Industri ITB. Sementara dua siswa lainnya masih duduk di bangku SMA.