TGB segera Mundur dari Partai Demokrat

Gubernur NTB TGB Zainul Majdi menyaksikan Mensos Idrus Marham (kedua kanan) menggendong anak korban tambang emas ilegal di Puskesmas Sekotong, Lombok Barat, NTB, Kamis (21/6 - 2018). (Antara / Ahmad Subaidi)
23 Juli 2018 21:35 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Perjalanan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi di Partai Demokrat akhirnya berakhir pascadukungannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). TGB dikabarkan akan segera mundur dari partai itu.

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahean memastikan pihaknya telah mendapatkan informasi bahwa TGB akan segera mundur dari posisinya sebagai kader partai tersebut. Ferdinand dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, mengaku sudah memperoleh informasi bahwa Tuan Guru Bajang alias TGB Zainul Majdi akan mundur dari Partai Demokrat.

Tokopedia

"Akan tetapi, hari ini saya sudah bolak-balik cek BPOKK, belum ada surat dari TGB. Saya juga sudah kontak Ketua BPOKK Pak Pramono Edhie Wibowo," kata Ferdinand.

Informasi yang diperoleh Ferdinand, TGB sudah berkirim surat pengunduran diri ke Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat. Meski demikian, menurut Ferdinand, pada hari Selasa (24/7/2018), akan ada kepastian soal mundurnya TGB.

"Mungkin suratnya terlambat sampai. Akan tetapi, besok sudah ada pengumumannya," ujar Ferdinand.

Secara terpisah, mantan politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul mendukung langkah TGB untuk meninggalkan partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut. Ruhut juga mengapresiasi keputusan TGB untuk mendukung Jokowi melanjutkan kepemimpinan hingga 2024.

"Rasanya kalau berpasangan dengan Pak Jokowi juga cocok," kata Ruhut.

TGB yang pernah dua kali periode menjabat sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) itu kini disebut menjadi salah satu dari empat nama kuat yang akan dipilih oleh Jokowi sebagai cawapresnya pada Pilpres 2019.

Sumber : Antara