Makam Tak Pernah Digali, Ini Klarifikasi Video Jenazah Imam Samudra

ilustrasi anti/hoax. (Antara)
23 Juli 2018 21:03 WIB Adib Muttaqin Asfar Nasional Share :

Solopos.com, SOLO -- Heboh video penampakan jenazah yang semula disebut-sebut sebagai jenazah terdakwa kasus Bom Bali I, Imam Samudra, akhirnya diklarifikasi. Jenazah itu bukanlah Imam Samudra seperti kabar yang beredar di berbagai grup Whatsapp dan belakangan di Youtube.

Di media sosial, jenazah ini disebut-sebut diambil dari makam Imam Samudra yang dibuka kembali. Lalu video itu menunjukkan jenazah yang masih utuh. Terlihat beberapa orang yang membuka kain putih penutup jenazah tersebut hingga menunjukkan wajah jenazah yang juga utuh.

"Almarhum Imam Samudra waktu mau dipindahkan kuburnya, ternyata jasadnya masih utuh. Walau dinegeri ini Almarhum dicap sebagai Teroris...hanya Dia dan Allãh SWT lah yg tahu tujuan hidup & baik buruk perjalanan hidupnya. Nyatanya walau telah dikubur lama ternyata jasadnya masih utuh Tersenyum Manis dan Aura wajahnya yang Bercahaya Bahagia... Subhnallãh.....?" begitu bunyi teks yang menyertai video itu.

Namun, kemudian beredar video klarifikasi yang membantah kabar burung itu. Video itu memperlihatkan pihak keluarga menunjukkan makam tersebut yang ternyata masih utuh dan belum pernah digali.

"Ya ini berita ini disaksikan oleh Kiai Sonhaji, KH Mulyadi dari Cipondoh Tangerang, dan saya yang ngomong ya, dan Saudara Juli, Pak RT, Pak Wawan selaku kakak kandung almarhum, Almaghfirah selaku keponakan Imam Samudara. Dan ini saya foto makam daripada Imam Samudra masih utuh tidak ada sedikitpun tanda-tanda makam itu digali, atau ada tanda-tanda makam Imam Samudra itu dipindahkan," kata pria dalam video tersebut.

Pria tersebut juga meminta agar masyarakat tidak mempercayai kabar yang menyebutkan makam Imam Samudra dibongkar dan jenazahnya masih itu. Dia memastikan kabar itu bohong atau hoax.

"Jadi berita yang menyebutkan makam imam samudra itu digali dan jasadnya masih utuh itu hoax belaka. Jangan percaya pada berita tersebut," tutup pria tersebut.

Berikut video klarifikasi untuk membantah isu tersebut:

Bantahan juga disampaikan oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setya Wasisto. "Ya hoax itu," kata Setyo yang dilansir Detik.com, Senin (23/7/2018). Belakangan, Polri memastikan bahwa gambar jenazah di video itu bukan Imam Samudra, melainkan Yaser bin Thamrin, narapidana teroris penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Gunung Sindur yang belum lama ini meninggal dunia.