Tommy Soeharto Optimistis Partai Berkarya Lampaui 4%

Tommy Soeharto (Antara / dok)
23 Juli 2018 05:30 WIB Yusran Yunus Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Partai Berkarya yang didirikan oleh putra Presiden ke-2 HM.Soeharto, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), optimistis bisa lolos ke DPR dengan target melampaui ambang batas atau parliamentary threshold sebesar 4%.

"Kita harus menyatakan bahwa tidak pantas bagi kita hanya berjuang untuk mendapat hasil minimal. Kita optimistis dan yakin kemenangan akan dapat kita raih. Angka ambang batas sebesar 4% semoga dapat kita lampaui," kata Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra, dalam sambutan tertulisnya saat membuka Pendidikan dan Pelatihan (diklat) bagi calon anggota legislatif DPR RI yang digelar oleh DPP Partai Berkarya di Sentul, Bogor, Minggu (23/7/2018).

Tommy meyakini seluruh calon legislatif dari Partai Berkarya memiliki komitmen besar untuk dapat memenangkan seluruh pertarungan di seluruh wilayah, 34 provinsi dan 80 daerah pemilihan. "Partai Berkarya sebagai partai yang baru lahir memiliki tugas untuk mendelegasi kader-kadernya agar dapat duduk di parlemen," katanya.

Dia meminta kepada segenap calon anggota legislatif Partai Berkarya, untuk menjadi insan-insan berkarya yang terus berdampak positif bagi lingkungan sekitar, bangsa dan negara. Untuk mewujudkan cita-cita, visi dan misi partai, katanya, tidak ada jalan lain kecuali memenangkan pemilu legislatif 2019.

"Rebut hati rakyat dengan tulus, ikhlas dan strategi yang jitu. Insya Allah kemenangkan akan dapat kita raih".

Tommy menegaskan partai yang dipimpinnya hadir dengan semangat perbaikan di segala bidang. Partai Berkarya, kata dia, ini hadir untuk mengajak seluruh rakyat Indonesia, bukan saja bekerja, tetapi berkarya meraih prestasi-prestasi terbaik di segala bidang, hadir danbercita-cita untuk mengembalikan berbagai fungsi kenegaraan.

"Sehingga negara benar-benar hadir di tengah-tengah rakyatnya, tidak ada lagi petani dirugikan, anak-anak kecil menangis karena lapar, tidak ada lagi pihak asing yang secara arogan berbuat seenaknya," ujarnya.

Tokopedia