Trump Mundur dari Kesepakatan Nuklir, Iran: Jangan Main-Main dengan Singa!

Donald Trump memerintahkan militer AS menyerang Suriah, Jumat (13/4 - 2018). (Reuters/Yuri Gripas)
22 Juli 2018 22:00 WIB John Andhi Oktaveri Internasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Presiden Iran Hassan Rouhani pada mengingatkan Presiden Donald Trump tentang kebijakan yang dinilai jahat terhadap Teheran dan menyebut perang AS-Iran akan menjadi induk dari segala perang. Pernyataan keras itu disampaikan Rouhani setelah Iran menghadapi tekanan dari AS.

Sebelumnya Trump menarik diri dari kesepakatan internasional 2015 soal program nuklir Iran. Menjelang pertemuan para diplomat Iran, Rouhani mengatakan: "Mr Trump, jangan bermain dengan ekor singa, ini hanya akan menyebabkan gagalnya penyesalan," ujarnya yang dilansir Reuters, Minggu (22/7/2018). 

Tokopedia

"Amerika Serikat harus tahu bahwa perdamaian dengan Iran adalah ibu dari semua perdamaian, dan perang dengan Iran adalah induk dari semua perang," kata Rouhani.

Rouhani mengatakan bahwa AS tidak boleh dalam posisi untuk menghasut negara Iran terkait masalah keamanan dan kepentingan Iran. Pernyataan itu merujuk pada upaya Washington untuk mengacaukan pemerintahan Islam Iran.

Di Washington, para pejabat AS yang menangani masalah itu mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintahan Donald Trump telah meluncurkan serangan pidato dan komunikasi online yang dimaksudkan untuk menimbulkan kerusuhan. Selain itu, serangan itu juga bertujuan untuk menekan Iran untuk mengakhiri program nuklirnya dan dukungannya terhadap kelompok militan.

Sementara tu, para pejabat AS mengatakan pernyataan Rouhani itu terlalu dibesar-besarkan. Menurut mereka, apa yang disampaikan Rouhani bertentangan dengan pernyataan resmi Iran lainnya.