Maria Butina, Agen Rusia Tawarkan Seks Demi Jabatan di AS

Maria Butina (Reuters)
21 Juli 2018 04:00 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, SOLO – Seorang wanita bernama Maria Butina mendadak menjadi perbincangan hangat di Amerika Serikat. Wanita berusia 29 tahun yang berprofesi sebagai agen intelijen Rusia dilaporkan menawarkan hubungan seksual demi mendapatkan jabatan di organisasi khusus di Amerika Serikat.

Dikutip dari BBC, Jumat (20/7/2018), Maria Butina ditangkap pada Minggu (15/7/2018), saat menghadiri persidangan di Washington, Amerika Serikat. Hakim Deboran Robinson menjatuhkan hukuman penjara kepadanya. Kini, dia menghadapi tuntutan sebagai agen asing dan berkonspirasi melawan pemerintah asing.

"Terdakwa secara rahasia memengaruhi kampanye yang melibatkan perencanaan penting, koordinasi internasional, dan persiapan. Berdasarkan bukti lainnya, FBI percaya bahwa terdakwa sepertinya berhubungan dengan kantor intelijen Rusia selama tinggal di Amerika Serikat," demikian penjelasan jaksa dalam dakwaannya kepada Maria Butina seperti dikutip dari Time.

Selama ini, Maria Butina tinggal di Amerika Serikat dengan visa pelajar. Dia diketahui menjalin hubungan dengan pengusaha yang memiliki hubungan kuat dengan pemerintah Rusia. Selama di Amerika Serikat, Maria Butina dilaporkan sering mendekati pejabat Amerika Serikat.

Setelah sekian lama diawasi, akhirnya Maria Butina ditangkap dengan tuduhan tidak terdaftar sebagai agen Rusia. Beberapa hari setelah ditangkap, FBI melihat Maria Butina berusaha meninggalkan Amerika Serikat. Dia meninggalkan apartemen dan mentransfer sejumlah uang ke Rusia.

Jika terbukti bersalah, Maria Butina bakal dijatuhi hukuman penjara maksimal lima tahun dan membayar denda US$250.000. Kasus Maria Butina muncul setelah Kementerian Kehakiman Amerika Serikat mendakwa 12 warga Rusia yang dituding meretas hasil pemilihan presiden Amerika Serikat 2016.