Pacar Lari, Ibu Bunuh Bayi Kembar Baru Dilahirkan

Ilustrasi penemuan bayi (Solopos/Whisnu Paksa)
21 Juli 2018 20:10 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, DENPASAR -- Ibu muda, Daltriana Wulandri, 20, membunuh bayi kembar yang baru dilahirkannya. Aksi sadisnya ini dilakukan karena pacarnya, bernama Jeje tak mau bertanggung jawab alias lari dari tanggung jawab.

Wulan hamil di luar nikah. Kepolisian Resor Kota Denpasar, Bali, Jumat (20/7/2018) menetapkan Wulan sebagai tersangka pembunuhan bayi kembar. Bayi kembar itu ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan terbungkus kantong plastik di dekat ruma kos Jl Ratna, Gang Werdakura, Denpasar.

Tokopedia

"Tersangka mengaku telah membunuh bayi yang baru dilahirkannya di kamar mandi, karena malu telah berhubungan dengan seseorang pria hingga hamil di luar nikah dan tidak ingin kehamilannya diketahui orang lain," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo di Denpasar, Jumat sebagaimana dikutip Okezone.com.

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan petugas tersangka diketahui hamil saat masih berpacaran dengan Jeje dan saat tersangka hamil, mantan kekasihnya itu tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya, di mana saat itu tersangka telah hamil tiga bulan.

"Tersangka kemudian berpacaran dengan Venan yang seorang mahasiswa semester tiga di Universitas Swasta di Denpasar, sempat mencurigai tersangka hamil saat mereka berpacaran pada Mei 2018. Namun, tersangka tidak mengakui bahwa sedang hamil kepada kekasihnya," urainya.

Hadi menambahkan, pengakuan tersangka kepada petugas, saat melahirkan bayi kembarnya terjadi di dalam kamar mandi tanpa sepengetahuan Venan (kekasihnya) yang saat itu sedang tertidur lelap di kosnya.

Kepada petugas, tersangka mengaku kekasihnya tidak mengetahui bahwa dirinya telah membunuh bayi kembar yang dilahirkannya itu. Namun, anggota Polresta Denpasar sudah menangkap kekasih tersangka (Venan) di NTT, untuk dimintai keterangannya terkait hubungan kedua pasangan sejoli itu.

"Untuk kekasih tersangka, Venan masih kami dalami dulu sejauh mana keterlibatannya. Nanti, kalau ada keterlibatan dalam kasus ini pasti kami akan tetapkan sebagai tersangka dan saat ini dia masih sebagai saksi. Kepada petugas, tersangka mengaku menyesal atas perbuatannya," ujarnya.