Bikin Geger, Sarkofagus di Mesir Dikira Jasad Aleksander Agung

Arkeolog menggali kuburan berisi sarkofagus di Alexandria, Mesir, Kamis (19/7 - 2018). (Reuters/Mohamed Abd El Ghany)
20 Juli 2018 16:45 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, ALEKSANDRIA — Para pekerja pembangunan apartemen di Aleksandria, Mesir tak sengaja menemukan sarkofagus yang terbuat dari batu granit hitam dan diperkirakan berusia sekitar 2.000 tahun. Sarkofagus itu telah disimpan selama sebulan demi menunggu penyelidikan dari arkeolog.

Sarkofagus seberat 30 ton yang ditemukan di tengah pembangunan apartemen itu sempat membuat geger sejumlah pihak lantaran sempat dikira berisi mumi Aleksander Agung sang penguasa Makedonia dari Yunani Kuno.

Tokopedia

Namun setelah sarkofagus tersebut dibongkar, Kamis (19/7/2018), arkeolog menyatakan jasad di dalam sarkofagus tersebut bukanlah Alesander yang Agung. "Kami menemukan tulang tiga jasad dan seperti penguburan keluarga," ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian Purbakala Mesir, Mostafa Waziri, seperti dikutip Reuters, Jumat (20/1/2018).

Waziri menambahkan jasad di dalam sarkofagus sudah sangat rusak dan hanya tinggal tulang. "Sayangnya mumi di dalamnya tidak dalam kondisi baik dan hanya tulang yang tersisa," lanjutnya.

Waziri mengatakan beberapa jenazah itu telah hancur karena air limbah dari gedung di dekatnya telah bocor ke sarkofagus melalui celah kecil di salah satu sisinya. Ia menambahkan makam tak bertanda di Aleksandria seperti yang ditemukan itu kemungkinan besar bukan makam dari orang terkenal seperti Alesander Agung.

Selain itu, Waziri juga menepis rumor yang mengatakan adanya kutukan mematikan dari Firaun pada setiap sarkofagus yang ditemukan. "Kami sudah membuka petinya dan ternyata dunia tidak menjadi gelap gulita. Saya orang pertama yang melihat isi sarkofagus dan saya masih bisa berdiri di hadapan Anda. Saya baik-baik saja," ujarnya lantang.

Aleksander Agung adalah penguasa Makedonia dari Yunani bagian timur. Semasa hidupnya, Aleksander telah menguasai Makedonia, Persia, Mesir, dan beberapa daerah lainnya, Ia juga merupakan orang yang mendirikan Kota Aleksandria di Mesir yang diambil dari namanya sendiri.

Hingga kini, makam Aleksander yang Agung memang masih menjadi misteri. Banyak yang menyebut Aleksander meninggal pada 323 SM di kawasan Babilonia.