Jadi Komisaris Angkasa Pura I, Ngabalin Bantah Lobi Menteri BUMN

Staf Khusus Presiden dan Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo. (Istimewa / KSP)
19 Juli 2018 19:40 WIB David Eka Issetiabudi Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Staf Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin bersyukur atas keputusan Menteri Negara BUMN yang menunjuknya sebagai anggota Dewan Komisaris di PT Angkasa Pura (AP) I. Kementerian BUMN merombak jajaran komisaris PT AP I dan memasukkan nama Ngabalin.

Ngabalin membantah ada pertemuan khusus antara Menteri BUMN Rini Sumarno dan dirinya soal posisi komisaris di perusahaan pelat merah tersebut. "Itu menjadi hak dan kewenangan beliau sebagai Menteri dan karena itulah yang saya ucapkan terima kasih banyak," tuturnya, Kamis (19/7/2018).

Tokopedia

Menurutnya, dalam pemilihan komisaris, dia menilai Menteri BUMN punya tim untuk mempelajari, menyeleksi, hingga menghasilkan keputusan. Akan tetapi, Ngabalin mengaku mengetahui proses pencalonan dirinya sebagai komisaris sudah berlangsung lama. "Ya itu sebetulnya proses yang sudah lama. Sebelum [saya] di KSP," tambahnya.

Pada Mei lalu, Ngabalin diangkat sebagai Staf Ahli Utama Deputi IV KSP dan bertugas dalam kaitan komunikasi politik. Pengangkatan Ngabalin sebagai Komisaris AP 1 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor SK-210MBU/07/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris serta Penetapan Komisaris Independen PT Angkasa Pura I (Persero) pada 19 Juli 2018.

Sebelumnya, Kementerian BUMN mengumumkan perubahan susunan komisaris PT Angkasa Pura I (Persero) dengan memasukkan Djoko Sasono, Tri Budi Satriyo, dan Ali Mochtar Ngabalin, yang menggantikan tiga pejabat komisaris terdahulu.

Corporate Communication Senior Manager AP I Awaluddin mengatakan Djoko Sasono diangkat menjadi Komisaris Utama perusahaan menggantikan Andi Widjajanto yang sebelumnya menjadi Komisaris Utama sejak 4 April 2017. Sementara Tri Budi Satriyo diangkat menjadi Anggota Dewan Komisaris menggantikan Boy Syahril Qamar yang telah menjabat sebagai Komisaris Independen sejak 7 April 2014.

"Ali Mochtar Ngabalin diangkat menjadi anggota Dewan Komisaris menggantikan Selby Nugraha Rahman yang telah menjabat sejak 25 Oktober 2015," kata Awaluddin dalam siaran pers, Kamis (19/7/2018).