Kapitra Ampera: Kalau Saya Caleg PDIP, Lalu Murtad dan Kafir?

Kapitra Ampera (Twitter - @kapitraampera)
18 Juli 2018 19:41 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Kapitra Ampera, penasihat hukum pentolan FPI Rizieq Shihab, akan mengkonfirmasi DPP PDIP terkait pencalonannya sebagai bakal calon anggota legislatif (caleg) dari Daerah Pemilihan Sumatra Barat. Namun, dia menegaskan tak ada yang salah jika dirinya jadi caleg PDIP.

"Saya akan konfirmasi DPP PDIP, termasuk Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto apa betul pencalonan saya sebagai caleg dari Sumbar. Saya ingin jelaskan, bahwa saya belum pernah berkomunikasi dengan DPP secara langsung, dengan DPP PDIP ya. Bagi saya yang penting adalah mau konfirmasi," kata Kapitra Ampera kepada wartawan di Masjid Raya Al Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (18/7/2018), dilansir Suara.com.

Tokopedia

Ia tidak menampik bahwa dirinya ingin maju sebagai caleg pada Pemilu 2019. Pencalegan bisa menjadi ladang amal berbuat kebaikan.

"Tetapi kalau bisa bermanfaat bisa menjadikan membangun sebuah ukhuwah, menjadikan republik ini lebih damai. Lalu perbedaan-perbedaan itu diselesaikan musyawarah lalu aspirasi aspirasi menjadi perhatian pemerintah dan ada yang bisa menyampaikan langsung, kenapa tidak?" tutur aktivis 212 ini.

Kapitra mengakui memang mendapat tawaran dari seseorang untuk menjadi caleg PDIP. Dia mengaku bertemu orang yang menawarkannya menjadi caleg PDIP itu pada bulan lalu. Dia enggan menyebutkan identitasnya, termasuk apakah orang itu merupakan kader PDIP atau bukan.

Namun, setelah itu, ia mengaku tidak lagi mendapatkan kabar mengenai proses pencalonannya. Saat itu, ia juga mengaku setuju menjadi caleg lewat PDIP asalkan bisa memperjuangkan kepentingan umat Islam. Kapitra merasa tidak ada yang salah apabila ia maju menjadi caleg dari PDIP.

"Katakanlah umpamanya, kalau saya caleg PDIP, lalu saya murtad? Kafir? Cebong? Saya munafik? Yang benar saja dong," ucapnya.

Sumber : Suara.com